Enam Atlet Indonesia Lolos ke Final Speed World Climbing Series Wujiang

  • 10 Mei 2026 17:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak enam atlet panjat tebing Indonesia berhasil lolos ke babak final nomor speed World Climbing Series di Wujiang, Tiongkok, Minggu 10 Mei 2026.
  • Raharjati Nursamsa menorehkan waktu tercepat 4,84 detik, Kiromal Katibin 4,87 detik. Aditya Tri Syahria 4,88 detik, dan Veddriq Leonardo 4,88 detik di babak kualifikasi putra
  • Di nomor putri, Desak Made Rita mencatatkan waktu 6,37 detik dan bertengger di peringkat lima. Sementara Rajiah Salsabillah menorehkan waktu 6,84 detik di peringkat 12.

RRI.CO.ID, Wujiang - Sebanyak enam atlet panjat tebing Indonesia berhasil lolos ke babak final nomor speed World Climbing Series di Wujiang, Tiongkok, Minggu 10 Mei 2026. Mereka terdiri dari empat atlet putra dan dua atlet putri.

Raharjati Nursamsa menorehkan waktu tercepat 4,84 detik, Kiromal Katibin 4,87 detik. Aditya Tri Syahria 4,88 detik, dan Veddriq Leonardo 4,88 detik di babak kualifikasi putra.

Di nomor putri, Desak Made Rita mencatatkan waktu 6,37 detik dan bertengger di peringkat lima. Sementara Rajiah Salsabillah menorehkan waktu 6,84 detik di peringkat 12.

Asisten Pelatih Fitriyani mengungkapkan tidak ada cara lain untuk mencapai kesuksesan selain kerja keras karena persaingan di nomor speed saat ini sangatlah ketat. "Seri Wujiang ini memberi gambar jelas kepada tim pelatih dan atlet bahwa peta persaingan sudah berubah menjadi sangat ketat, tidak ada cara lain selain kerja keras," ujarnya.

"Untuk atlet yang lolos harus tetap fokus karena pada putaran final, kekuatan mental akan menjadi kunci," ucap Fitriyani. Timnas Panjat Tebing Indonesia menurunkan sembilan atlet yang berlaga di nomor speed, dengan lima atlet putra dan empat atlet putri.

Nomor speed diprediksi menjadi nomor yang panas dengan persaingan super ketat setelah atlet Tiongkok Zhao Yicheng memecahkan rekor dunia 4,58 detik. Pelatih speed Indonesia Galar Pandu Asmoro mengingatkan atletnya untuk tetap fokus pada lomba karena ajang ini juga persiapan Asian Games di Nagoya, Jepang, September 2026.

"Tentu saja teman-teman atlet panas begitu ada rekor baru, tapi itu lebih menjadi target individual. Sebagai pelatih kami lebih ingin atlet-atlet memanjat dengan maksimal tanpa melakukan kesalahan," ujar Galar.

Babak final akan digelar di hari yang sama, Minggu 10 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, disiarkan langsung melalui kanal YouTube World Climbing. Para atlet Indonesia yang lolos akan memberikan penampilan lebih baik di babak final untuk meraih kemenangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....