Menpora Erick Thohir Dorong Transformasi SEA Games 2026

  • 05 Mei 2026 02:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mendorong transformasi penyelenggaraan SEA Games demi meningkatkan kualitas prestasi para atlet regional.
  • Delegasi dari berbagai negara di Asia Tenggara memberikan dukungan penuh terhadap usulan penerapan standar Olimpiade dalam setiap cabang olahraga.
  • Pemerintah menyepakati naskah Bali Declaration sebagai komitmen bersama untuk meningkatkan nilai jual dan profesionalisme pengelolaan ajang olahraga internasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mendorong transformasi total SEA Games pada pertemuan menteri-menteri pemuda dan olahraga ASEAN. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari perwakilan berbagai negara demi kemajuan prestasi olahraga di tingkat dunia.

Menpora mengusulkan agar perhelatan olahraga ini menjadi sarana pengendalian prestasi atlet untuk menuju ajang internasional bergengsi. Ia menilai pesta olahraga dua tahunan tersebut harus berorientasi pada peningkatan standar atlet kebanggaan masing-masing negara.

“SEA Games adalah multi-sport event terbesar di Asia Tenggara. Ajang ini memiliki sejarah, dikenal luas dan semua negara di kawasan ini berpartisipasi. Sudah sepantasnya ajang ini menjadi aset berharga di bidang olahraga yang kita miliki bersama,” ujar Erick Thohir dalam SEA Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026.

Menteri menilai struktur kompetisi selama ini masih didominasi keinginan tuan rumah sehingga kurang selaras dengan standar internasional. Selain itu ia menginginkan pengelolaan ajang secara transparan agar memberikan dampak nyata pada pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Saya sangat menyadari bahwa pelaksanaan SEA Games ada di bawah struktur yang berbeda, bukan langsung diatur oleh kementerian olahraga di negara ASEAN. Meskipun begitu, kondisi ini tidak membatasi peran kita. Sebagai menteri yang membawahi pemuda dan olahraga, kita bertanggung jawab untuk membentuk masa depan olahraga di regional tempat kita berada. Untuk menentukan arah dan tujuan, kita harus menyatukan kerangka berpikir dan meningkatkan nilai jual SEA Games dalam jangka panjang,” kata Erick Thohir, Senin, 4 Mei 2026.

John Patrick Gregorio memberikan apresiasi mendalam terkait upaya menteri meningkatkan standar persaingan bagi atlet di kawasan Asia Tenggara. Ia menyampaikan dukungannya karena transformasi besar tersebut diperkirakan mampu mengangkat citra dan daya jual SEA Games.

“Ia merasa bahwa nilai ekonomi dari SEA Games akan meningkat seiring dengan peningkatan kualitas atlet yang bertanding,” ucap John Patrick Gregorio.

Pejabat dari Singapura David Neo Chin Wee merespons positif upaya menjadikan ajang ini sebagai sarana pencetak prestasi. Ia menjelaskan negaranya selama ini selalu berfokus untuk membina bakat unggul pada setiap nomor pertandingan Olimpiade.

Ta Van Thong memandang transformasi sebagai tanggung jawab besar bersama demi membawa nama baik negara se-Asia Tenggara. Sedangkan Kingmano Phommahaxay mewakili Laos mendesak pembentukan unit kerja khusus sebagai langkah lanjutan bagi rencana besar tersebut.

Seluruh peserta akhirnya menyepakati rencana pembaruan tersebut guna dimasukkan secara resmi ke dalam draf piagam deklarasi. Isi kesepakatan itu akhirnya ditandatangani secara kolektif oleh para pemimpin kementerian melalui Bali Declaration pada 4 Mei 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....