NOC Indonesia Hadirkan Safeguarding Officer di Kejurnas Akuatik

  • 04 Mei 2026 22:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Komite Olimpiade Indonesia mulai memperkuat implementasi safeguarding dalam ekosistem olahraga nasional melalui kehadiran langsung Safeguarding Officer pada Kejurnas Akuatik di Stadion Akuatik GBK Senayan, 28 April-1 Mei 2026
  • Sepanjang 2026, safeguarding NOC Indonesia juga telah hadir memberikan edukasi di Rapat Kerja Nasional Pengurus Besar Taekwondo Indonesia dan Kejuaraan Nasional Gymnastic
  • NOC Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya lingkungan olahraga yang menjunjung tinggi nilai respect, safety, dan dignity bagi seluruh insan olahraga Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia mulai memperkuat implementasi safeguarding dalam ekosistem olahraga nasional melalui kehadiran langsung Safeguarding Officer pada Kejurnas Akuatik di Stadion Akuatik GBK Senayan, 28 April-1 Mei 2026. Kehadiran Safeguarding Officer NOC Indonesia tidak hanya bersifat simbolis, tetapi menjadi pintu awal membangun komunikasi, edukasi, serta kepercayaan dengan para atlet, pelatih, dan ofisial.

Pendekatan yang dilakukan bersifat informal namun strategis, menekankan bahwa safeguarding adalah tanggung jawab bersama dalam menjaga integritas dan kesejahteraan insan olahraga. Safeguarding Officer NOC Indonesia, Tabitha Sumendap, menegaskan kehadiran ini merupakan langkah awal memperkenalkan peran safeguarding secara lebih dekat kepada komunitas olahraga.

"Kami ingin memastikan setiap atlet dapat berlatih dan bertanding dalam lingkungan aman dan suportif. Kehadiran kami di Kejurnas ini adalah bentuk komitmen membangun awareness, membuka ruang dialog, dan menunjukkan safeguarding itu hadir, nyata, dan dapat diakses," ujar Tabitha dalam keterangan yang diterima RRI, Senin 4 Mei 2026 .

Tabitha menambahkan pendekatan yang dilakukan tidak bersifat kaku, melainkan adaptif dengan dinamika lapangan agar pesan safeguarding dapat diterima secara lebih natural. Inisiatif ini mendapat dukungan dari Pengurus Besar Akuatik Indonesia, dengan Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science, Wisnu Wardhana.

"Prestasi tidak hanya dibangun dari aspek teknik dan fisik, tetapi juga dari rasa aman dan nyaman atlet. Kehadiran safeguarding menjadi langkah positif memastikan pembinaan holistik, melindungi atlet sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem olahraga," ujar Wisnu.

Wisnu menilai kehadiran safeguarding dari NOC Indonesia sebagai elemen penting dalam pengembangan prestasi jangka panjang. NOC Indonesia berharap kehadiran safeguarding di Kejurnas Akuatik dapat menjadi model awal yang menginspirasi cabang olahraga lain.

Hal ini untuk menghadirkan pendekatan serupa dalam setiap kompetisi. Ke depan, safeguarding diharapkan tidak hanya menjadi program, tetapi menjadi budaya yang tertanam kuat dalam setiap level pembinaan olahraga di Indonesia.

Sepanjang 2026, safeguarding NOC Indonesia juga telah hadir memberikan edukasi di Rapat Kerja Nasional Pengurus Besar Taekwondo Indonesia dan Kejuaraan Nasional Gymnastic. NOC Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya lingkungan olahraga yang menjunjung tinggi nilai respect, safety, dan dignity bagi seluruh insan olahraga Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....