Semifinal Piala Uber, Ganda Ana/Tiwi kalah dari Pasangan Baek/Lee

  • 02 Mei 2026 18:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Baek Ha Na/Lee So Hee 16-21, 21-19, 15-21

RRI.CO.ID, Horsens – Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi kalah di pertandingan ganda pertama babak semifinal Piala Uber 2026. Mereka dikalahkan pasangan Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee dengan skor akhir 16-21, 21-19, 15-21.

Pertandingan tersaji di Forum Horsen, Denmark, pada Sabtu 2 Mei 2026 sore WIB. Gim pertama dibuka dengan permainan sengit antar kedua ganda.

Ana/Tiwi bertukan poin dengan lawan hingga kedudukan 8-8. Namun, Baek/Lee mampu lepas dari kejaran ganda Indonesia dan mengakhiri gim pertama dengan kemenangan 21-16.

Gim kedua berjalan dengan cukup seru dan panjang, dengan rally-rally panjang tersaji. Kedua ganda saling melancarkan serangan, menjaga kedudukan seimbang, hingga akhirnya Ana/Tiwi keluar sebagai pemenang dengan kedudukan akhir 21-19.

Perfoma apik dari Ana/Tiwi sayangnya tidak berlanjut di gim ketiga. Ganda putri Indonesia justru tertekan dengan permainan cepat dari pasangan asal negeri ginseng, mengakhiri gim ketiga kedudukan 15-21.

Seusai pertandingan, Amallia Cahaya Pratiwi menyampaikan rasa syukurnya dapat menyelesaikan pertandingan dengan baik. Menurutnya, meski belum mendapat hasil yang diinginkan, ia bersama pasangan telah memberikan yang terbaik di lapangan.

“Tetap mengucap syukur alhamdulillah dapat menyelesaikan pertandingan dengan baik, walaupun hasilnya masih tidak sesuai yang kita inginkan. Tapi kami tadi sudah mencoba yang terbaik,” ujar Amallia.

Sementara Febriana Dwipuji Kusuma menjelaskan bahwa pertandingan berjalan dengan cukup ramai dan lama. Menurut Ana, pola permainan yang diterapkan di lapangan sudah benar, hanya fokus turun yang menjadi penyebab kehilangan poin.

“Memang tadi pertandingan cukup ramai dan lama, baik kami maupun lawan memang sama-sama susah dapat poin. Maksudnya banyak rally-rally jadi sebenarnya pola yang diterapkan sudah benar tapi ada beberapa poin yang kami fokusnya turun dan akhirnya pengembalian bolanya salah,” jelas Ana.

Ana menjelaskan, pada gim ketiga, pasangan Baek Ha Na/Lee So Hee mempercepat pola permainan. Ini, menurut Ana, memberikan tekanan.

“Di akhir-akhir gim ketiga mereka memang mempercepat pola. Memainkan ritme dari yang satu-satu lalu tiba-tiba diepercepat, itu yang membuat kami jadi dalam posisi terus tertekan,” pungkas Ana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....