Bigetron by Vitality Bidik Gelar Juara di FFWS SEA 2026 Spring

  • 24 Apr 2026 19:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bigetron by Vitality memulai turnamen Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring dengan ambisi meraih gelar juara.
  • Pelatih Bigetron, Christian Jonathan, menyebut timnya akan menggunakan strategi double sniper sebagai senjata utama.
  • Bigetron tergabung di Grup A, dengan lawan terberat Buriram United Esports yang menjadi juara pada turnamen FFWS Global Finals 2025 di Jakarta.

RRI.CO.ID, Jakarta – Bigetron by Vitality memulai turnamen Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring dengan ambisi besar. Turnamen ini menjadi ajang pembuktian peningkatan performa mereka di level Asia Tenggara.

Kompetisi esports regional ini resmi dimulai pada Jumat, 24 April 2026, dengan menghadirkan 18 tim terbaik Asia Tenggara. Indonesia mengirimkan lima tim, antara lain Bigetron, RRQ Kazu, EVOS Divine, ONIC, dan Shadow Esports.

Babak knockout akan berlangsung hingga 17 Mei 2026 secara daring dengan sistem kompetitif. Sebanyak 12 tim terbaik akan melaju ke Grand Finals di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Bigetron tampil pada laga pembuka bersama RRQ Kazu di pekan pertama. Mereka tergabung dalam pertandingan Grup A dan Grup B.

Pelatih Bigetron, Christian Jonathan atau yang akrab disapa Chrisjo, menegaskan timnya bertekad meraih kemenangan musim ini. Ia menyebut tim ingin naik level dari sekadar tampil konsisten.

“Selama tiga musim kami selalu stabil menjadi tim yang tetap berada di lobi FFWS SEA. Walaupun kami adalah tim tembusan FFWS ID, kami masih sangat menginginkan gelar juara di musim ini,” ujar Chrisjo.

Chrisjo menyebut Bigetron memiliki keunikan gaya bermain setiap musimnya, dengan prinsip berani melawan meta hingga meraih gelar juara. Ia juga menambahkan mereka menggunakan kekuatan strategi double sniper sebagai senjata utama.

“Setiap musim kami punya keunikan dalam gaya bermain, melawan meta sampai menjadi juara. Kami akan buktikan dengan meta double sniper kami, bahwa kami tak terkalahkan,” kata Chrisjo.

Bigetron tergabung di Grup A bersama HEAVY, Buriram United Esports, GOW Esports, WAG, dan Aurora Gaming. Buriram United Esports dari Thailand menjadi lawan terberat setelah menjuarai FFWS Global Finals 2025 di Jakarta.

Sementara itu, pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan, mengakui persaingan sangat ketat. Ia menilai selisih kualitas antartim sangat tipis.

“Kami hampir selalu mampu menunjukkan kualitas kami di kompetisi ini, tapi belum juga bisa menjadi juara. Musim ini, kami bukan hanya ingin tampil bagus, tapi juga tampil sempurna agar bisa meraih juara,” kata Adi.

Pekan pertama akan menjadi langkah penting bagi Bigetron dan RRQ Kazu untuk menjaga konsistensi. Setiap pertandingan menjadi penentu peluang menuju Grand Finals di Vietnam pada 30-31 Mei 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....