NOC Indonesia Lepas Tim ke Asian Beach Games Sanya 2026

  • 21 Apr 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia/NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, resmi melepas Tim Indonesia.
  • Mereka akan berlaga pada edisi keenam Asian Beach Games Sanya 2026 di Tiongkok.
  • Sebanyak 22 atlet akan bertanding dari tiga cabang olahraga, yaitu speed climbing, basket 3x3, dan voli pantai.

RRI.CO.ID, Jakarta – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia/NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, resmi melepas Tim Indonesia, Senin, 20 April 2026. Mereka akan berlaga pada edisi keenam Asian Beach Games Sanya 2026 di Tiongkok.

Pengukuhan dan pelepasan berlangsung di Kantor NOC Indonesia, Jakarta. Acara itu menandai kesiapan kontingen Merah Putih menuju pesta olahraga pantai terbesar di Asia tersebut.

Sebanyak 22 atlet akan bertanding dari tiga cabang olahraga. Mereka berasal dari speed climbing, basket 3x3, dan voli pantai.

Kontingen Indonesia akan dipimpin oleh Chef de Mission (CdM) Krisna Bayu. Ia merupakan Olympian sekaligus anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia.

“Saya cukup optimistis tim ini bisa membawa kabar baik bagi Indonesia. Apalagi kita memiliki kekuatan seperti di speed climbing yang saat ini termasuk yang terkuat di dunia,” ujar Okto.

Okto menilai ajang ini penting bagi pembinaan atlet nasional. Kompetisi ini juga menjadi tolak ukur menuju multievent berikutnya, seperti Asian Games, Youth Olympic Games, dan AIMAG.

Okto menegaskan pengiriman cabang dilakukan secara selektif karena keterbatasan anggaran. Ia juga berterima kasih kepada federasi dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) atas dukungan yang diberikan.

“Dengan berbagai keterbatasan, termasuk anggaran, kita tetap berupaya selektif mengirimkan cabang olahraga yang memiliki potensi. Terima kasih kepada federasi cabang olahraga dan Kemenpora atas dukungan yang diberikan,” kata Okto.

Sementara itu, CdM Tim Indonesia, Krisna Bayu, menekankan kesiapan tim yang telah dipersiapkan secara maksimal. Menurutnya, cabor yang diberangkatkan memiliki potensi besar, termasuk voli pantai yang memiliki sejarah prestasi yang baik.

“Persiapan telah dilakukan semaksimal mungkin. Kami membawa kombinasi atlet senior dan junior yang diharapkan mampu membuka peluang medali,” ujar Krisna Bayu.

Di sisi lain, Ketua Umum PB FPTI, Yenny Wahid, yang turut hadir, menegaskan pentingnya keikutsertaan dalam ajang internasional. “Setiap ajang internasional memiliki nilai strategis, baik untuk peningkatan kemampuan teknis maupun mental bertanding,” kata Yenny Wahid.

Ia juga menjelaskan komposisi tim panjat tebing yang berangkat ke Sanya merupakan perpaduan atlet berpengalaman dan generasi muda. “Beberapa atlet dunia kembali diturunkan, dikombinasikan dengan atlet muda yang sedang naik daun,” ujarnya.

Menurutnya, ini merupakan bagian dari regenerasi sekaligus penguatan tim. “Yang membanggakan adalah semangat mereka untuk bangkit dan terus berprestasi demi Indonesia,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....