Menpora Erick Thohir Raih Penghargaan Diplomasi Olahraga KWP Awards
- 16 Apr 2026 23:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menerima penghargaan Tokoh Pengembangan dan Diplomasi Olahraga.
- Acara penghargaan KWP Awards 2026 dilaksanakan di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen ibu kota Jakarta.
- Puan Maharani menekankan pentingnya sinergi antara media massa dan lembaga legislatif demi kemajuan bangsa.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menerima penganugerahan KWP Awards 2026. Penganugerahan ini dia terima sebagai tokoh pengembangan serta diplomasi olahraga pada hari Kamis 16 April 2026.
Penghargaan itu berlangsung di Ruang Pustakaloka Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Jakarta. Kegiatan tahunan ini memiliki tema utama yakni Mengawal Perjuangan Mengapresiasi Dedikasi Bersama Mewujudkan Indonesia Emas tersebut.
"Kalau kita lihat Bapak Presiden Prabowo dalam situasi geopolitik, geoekonomi yang sedang terjadi beliau banyak keluar negeri untuk memastikan keseimbangan ekonomi dan politik itu bisa terjadi," kata Menpora Erick.
Menpora menginformasikan data perihal pentingnya pergerakan kepala negara demi menjaga kestabilan posisi Indonesia terhadap ranah global. Hubungan antarnegara harus dirawat dengan sangat baik demi kemajuan pembangunan nasional melalui kerja sama berbagai bidang.
"Cuma kadang-kadang diplomasi itu hanya dilihat dari sisi ekonomi dan politik saja. Sebenarnya, ada juga diplomasi yang tak kalah pentingnya yaitu diplomasi untuk kemasyarakatan yang salah satunya adalah sport diplomacy," kata Erick.
Diplomasi olahraga dianggap memiliki peran besar dalam mempererat persahabatan antar bangsa serta memajukan peradaban seluruh masyarakat dunia. Dia menilai sarana tersebut bisa menjadi alat untuk mencapai kesepakatan diplomatik selain jalur resmi pemerintah.
"Kita bisa lihat contoh misalnya kalau dulu kita dengan Belanda pernah pemain bulu tangkis kita yang jadi warga negara yaitu Mia Audina. itu salah satu bagian sport diplomacy cabang olahraga," ujarnya.
Ia menjelaskan rincian kerja sama strategis antara pemerintah pusat dengan kedutaan asing guna meningkatkan performa para atlet. Erick secara khusus menjalin kolaborasi erat bidang sepak bola serta berkuda dengan pemerintah negara Perancis baru-baru ini.
"Karena Emmanuel Macron juga mendorong sport diplomacy, makanya kita bekerja sama ada sepak bola, ada surfing, dan equestrian. Jadi memang kadang sport diplomacy ini kadang menjadi suatu yang tidak terlihat yang sebenarnya dibutuhkan untuk menjaga hubungan negara," ucapnya.
Puncak acara Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) memberikan apresiasi kepada menteri beserta jajaran pimpinan lembaga tinggi di Jakarta. Para undangan mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan penuh khidmat demi mendukung keberhasilan program pembangunan berkelanjutan Indonesia.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani memberikan dukungan moril bagi peran serta seluruh insan jurnalisme. Sosok pemimpin tersebut menekankan perlunya kolaborasi intensif antara media massa dengan para pembuat kebijakan di Kompleks Parlemen.
"Ini adalah momen penting untuk merefleksikan lembaga legislatif dengan jurnalisme. Setiap keputusan yang kita ambil membutuhkan sumber yang penting yakni aspirasi rakyat, dan aspirasi itu harus disampaikan kepada media," ujar Puan.
Puan menilai karya jurnalistik berkualitas sangat dibutuhkan agar setiap informasi penting dapat tersampaikan kepada rakyat Indonesia secara utuh. Media massa memegang peranan sangat krusial sebagai penyambung aspirasi dari masyarakat menuju telinga para pembuat kebijakan utama.
"Bahasa kebijakan oleh DPR,DPD dan MPR harus diceritakan dengan bahasa harian melalui media. Kualitas jurnalisme bukan hanya kecepatan mengabarkan berita, tapi harus realistis, ketepatan konteks. Kami apresiasi atas penghargaan yang diberikan KWP kepada penerima. Teruslah meliput dengan jujur dan tanggung jawab," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....