Soft Tennis Indonesia Kejar Dua Medali Perak di Asian Games 2026

  • 15 Apr 2026 03:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengurus Pusat Soft Tennis Indonesia menargetkan dua medali perak dari nomor beregu putra dan ganda campuran di Asian Games 2026.
  • Program pemusatan latihan nasional di Jakarta memadatkan jadwal latihan dua kali sehari dengan fokus utama pada penguatan fisik atlet.
  • Pihak manajemen menerapkan sistem promosi dan degradasi yang sangat ketat untuk menentukan komposisi final pemain utama di tim nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia mematok target dua medali perak pada ajang Asian Games 2026. Sektor beregu putra serta nomor ganda campuran menjadi tumpuan utama skuad Garuda untuk mendulang prestasi nanti.

Para atlet kini sedang menjalani program pemusatan latihan nasional intensif guna menjaga kondisi kebugaran secara berkelanjutan. Lokasi latihan atlet yang berada di kawasan Hotel Sultan Senayan Jakarta dipilih untuk mendukung prinsip efisiensi waktu.

“Fokus kami adalah efisiensi dan intensitas. Atlet tidak perlu membuang waktu di perjalanan, semua kebutuhan tersedia dalam satu kawasan,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Soft Tennis Indonesia (PP Pesti) Awal Chairuddin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 14 April 2026.

Agenda pemusatan latihan pada fase awal didominasi porsi fisik yang cukup berat sebelum memasuki penguasaan aspek teknik. Tim pelatih merancang pola latihan harian sangat padat guna mengejar kesiapan maksimal menjelang pendaftaran peserta Asian Games mendatang.

Persiapan teknis lainnya mencakup rencana perjalanan ke luar negeri demi memberikan jam terbang pertandingan internasional bagi atlet muda. Sekretaris Jenderal PP Pesti Buyung Wijaya Kusuma telah menyiapkan rancangan proposal kegiatan pelatihan bagi pemain di Korea Selatan.

“Uji coba ini penting untuk membangun rasa percaya diri atlet. Dari situ kita bisa melihat kesiapan mereka menghadapi tekanan pertandingan sesungguhnya,” kata Buyung.

Kebijakan anggaran operasional mengharuskan pihak pengurus melakukan langkah penyederhanaan agenda kegiatan untuk mencapai sasaran program yang direncanakan. Target utama pelaksanaan uji coba internasional kini dipusatkan ke negara Korea Selatan demi mendapatkan atmosfer pertandingan lebih kompetitif.

Manajer Timnas Soft Tennis Indonesia Ferly Montolalu menegaskan seluruh pemain harus menunjukkan dedikasi tinggi agar tidak terkena degradasi. Evaluasi berkala yang dilaksanakan tim manajer menjadi penentu keberlanjutan nasib para pemain di dalam daftar skuad utama nasional.

“Tidak ada jaminan posisi. Semua harus menunjukkan performa terbaik. Jika tidak memenuhi target, bisa diganti,” ucap Ferly.

Pemantauan secara langsung terus dilakukan guna melihat respons atlet terhadap beban latihan berat selama menjalani durasi pelatnas enam bulan. Pelatih Prima Simpatiaji serta Gularso Muljadi memimpin proses peningkatan teknik serta fisik para pemain tim nasional dengan serius.

Seluruh peserta diwajibkan menjalani dua sesi latihan pagi serta sore setiap hari kerja guna mengasah naluri bermain lapangan. Kesiapan fisik merupakan faktor utama bagi tim nasional untuk bersaing menghadapi lawan tangguh asal negara Jepang maupun Taiwan.

Daftar Atlet Timnas Soft Tennis Indonesia Asian Games 2026

Putra:

Tio Juliando Hutahuruk – Jawa Barat

Fernando Sanger – Jawa Barat

Rizky Zammy – Kalimantan Timur

Bagus Angga Boedy P – DKI Jakarta

Reza Pahlefi – Jawa Tengah

Putri:

Siti Nur Arasy – DKI Jakarta

Allif Nafiiah – Jawa Tengah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....