Apresiasi Koni Pusat Atas Prestasi Panjat Tebing di Meishan, Tiongkok
- 10 Apr 2026 07:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Koni Pusat mengapresiasi prestasi yang diraih tim nasional panjat tebing Indonesia kejuaraan Asia (World Climbing Asia Championship) 2026
- Marciano Norman mengatakan prestasi di Meishan menjadi bukti kerja keras tim panjat tebing Indonesia.
- Dengan tambahan hasil dari Meishan, Indonesia telah mengamankan delapan tiket menuju Asian Games 2026 di Jepang
RRI.CO.ID, Meishan, Tiongkok - Koni Pusat mengapresiasi prestasi yang diraih tim nasional panjat tebing Indonesia kejuaraan Asia (World Climbing Asia Championship) 2026. Indonesia mengoleksi satu emas, satu perunggu di Meishan, Kamis, 9 April 2026 malam.
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman mengatakan prestasi di Meishan menjadi bukti kerja keras tim panjat tebing Indonesia. "Selamat atas prestasi yang diraih Desak Made yang dengan bangga menjadi juara World Climbing Asia Championship 2026," kata Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman kepada RRI, Jumat, 10 April 2026.
“Semoga ada tambahan tiket dari panjat tebing pada sisa hari World Climbing Asia Championship 2026. Kerja keras kalian luar biasa membuat Indonesia dikenal karena prestasi atlet-atletnya," katanya.
“Apresiasi dan terima kasih atas pembinaan yang dilakukan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang dipimpin Ibu Yenny Wahid karena berhasil mengantar atlet meraih prestasi,” ucapnya. Satu emas dipersembahkan, Desak Made Rita Kusuma Dewi pada nomor speed putri setelah tampil dominan di final.
Desak mencatatkan waktu 6,07 detik dan mengungguli atlet tuan rumah Zhou Yafei 6,47 detik. Kemenangan tersebut memastikan Desak memperoleh tiket otomatis untuk tampil pada Asian Games 2026 mendatang.
Catatan waktu yang diraih tersebut menunjukkan konsistensi performa Desak sepanjang kejuaraan yang berlangsung di Meishan. Berikutnya satu perunggu Indonesia diraih Veddriq Leonardo pada nomor speed putra setelah memenangi pertandingan small final.
Veddriq mencatatkan waktu 5,15 detik saat mengalahkan atlet Tiongkok Ling Yongzhi yang mengalami kesalahan. Usai bertanding, Veddriq mengatakan persiapan yang singkat pasca saat puasa dan liburan lebaran,bukan menjadi halangan.
"Persiapan sudah disiapkan secara optimal, dan memang sudah diantisipasi untuk puasa dan lebaran, tidak menghalangi proses latihan. Coba berlaga yang terbaik untuk Indonesia," kata Veddriq dalam video yang diterima RRI dari PP.FPTI di Meishan, Kamis 9 April 2026 malam.
Selain itu, tiga tiket Asian Games 2026 juga diraih dari nomor speed putra melalui Aditya Tri Syahria. Diikuti speed putri yaitu Berthdigna Devi Surya Kusuma dan boulder putra oleh Raviandi Ramadhan.
Tiga tiket lainnya diraih Putra Tri Ramadani, Sukma Lintang Cahyani dan Ravianto Ramadhan pada World Climbing Championship Seoul 2025. Indonesia masih memiliki peluang menambah jumlah atlet yang lolos menuju Asian Games 2026 mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....