Menang atas Baez, Alcaraz Jaga Peluang Peringkat Satu Dunia
- 07 Apr 2026 22:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Carlos Alcaraz menang cepat atas Baez dan menjaga tekanan pada Jannik Sinner dalam perebutan peringkat satu dunia.
- Alcaraz menang 6-1, 6-3 hanya dalam waktu 69 menit.
- Hasil ini memperpanjang rekor 14 kemenangan beruntun di lapangan tanah liat.
RRI.CO.ID, Monte-Carlo – Carlos Alcaraz tampil impresif untuk merespons tekanan Jannik Sinner dalam perebutan peringkat satu dunia. Ia mengawali kiprahnya di ajang Monte-Carlo Masters pada Selasa, 7 April 2026, dengan kemenangan meyakinkan.
Alcaraz tampil efisien di Monte-Carlo Country Club dengan mengalahkan Sebastian Baez dua set langsung. Ia menang 6-1, 6-3 hanya dalam waktu 69 menit.
Sebelumnya, Sinner menunjukkan dominasi saat menundukkan Ugo Humbert. Unggulan kedua itu hanya kehilangan tiga gim dalam laga berdurasi 64 menit.
Datang sebagai juara bertahan, Alcaraz langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Petenis peringkat satu dunia itu unggul 3-0 dalam 12 menit pertama dengan pukulan forehand keras.
Salah satu pukulannya bahkan mencapai kecepatan 183 km/jam dan memukau penonton. Permainan agresifnya membuat lawan kesulitan mengembangkan ritme.
Meski dominan, Alcaraz sempat kehilangan servis pada set kedua. Servisnya dipatahkan Baez saat kedudukan 4-2, namun ia segera merebut kembali kendali pertandingan.
Setelah itu, Alcaraz kembali stabil dan menutup pertandingan tanpa hambatan berarti. Hasil ini memperpanjang rekor 14 kemenangan beruntun di lapangan tanah liat.
Catatan tersebut berlanjut sejak gelar di Italian Open dan Roland-Garros tahun lalu. Ia menunjukkan konsistensi tinggi di permukaan favoritnya.
“Sudah hampir setahun sejak terakhir saya bermain di tanah liat. Ini awal yang sangat baik, bahkan saya terkejut dengan level permainan saya,” ujar Alcaraz usai pertandingan.
Meski mengaku senang dengan performanya, Alcaraz tetap menyoroti kekurangan kecil dalam laga tersebut. Salah satunya adalah membiarkan lawan bangkit pada set kedua.
“Saya puas dengan semua yang saya lakukan hari ini. Hanya saja, mungkin saya terlalu memberi kesempatan dia untuk kembali di set kedua,” ujarnya.
Selanjutnya, petenis berusia 22 tahun itu akan menantang pemenang laga antara Tomas Martin Etcheverry atau Terence Atmane. Ini akan menjadi tantangan menarik bagi Alcaraz yang belum pernah bertemu dengan kedua petenis tersebut sebelumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....