Satria Muda Kalah 84-95 dari RANS Simba lewat Overtime
- 05 Apr 2026 10:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Satria Muda Pertamina Bandung mengalami kekalahan saat bertanding melawan RANS Simba Bogor dengan skor akhir 95-84 di Bandung Arena, Sabtu 4 April 2026
- Pertandingan selanjutnya di Bandung Arena laga IBL All Star 2026 pada Sabtu, 11 April 2026 yang akan menampilkan enam pemain Satria Muda.
RRI.CO.ID, Bandung - Satria Muda Pertamina Bandung mengalami kekalahan saat bertanding melawan RANS Simba Bogor dengan skor akhir 95-84 di Bandung Arena, Sabtu 4 April 2026. Pertandingan sempat berlanjut ke overtime setelah skor imbang di akhir kuarter keempat.
Yudha Saputera menjadi pemain pertama yang menyumbang dua poin untuk Satria Muda. Meski sempat tertinggal cukup jauh karena permainan tim tamu yang agresif, tuan rumah mampu mengatur posisi bertahan dengan cukup baik.
Kuarter pertama berakhir dengan skor imbang 18-18 setelah chemistry antara Yudha Saputera dan Chad Brown menghasilkan slam dunk. Half time diakhiri dengan skor sementara 35-45 untuk keunggulan RANS Simba Bogor setelah upaya Satria Muda belum berhasil mendominasi kuarter kedua.
Kuarter ketiga berakhir dengan keunggulan tim tamu 65-54. Hingga meninggalkan selisih sembilan poin yang harus dikejar di kuarter akhir.
Sandy Ibrahim membuka kuarter keempat dengan tambahan dua poin. Sumbangan tiga poin dari Abraham Damar Grahita serta Ivy-Curry membantu memperdekat selisih skor.
Skor imbang 79-79 di akhir kuarter keempat memaksa pertandingan berlanjut ke overtime sebelum akhirnya ditentukan dengan skor akhir 95-84 untuk kemenangan RANS Simba Bogor. Secara statistik, Satria Muda unggul dalam steals dengan total 16 berbanding 7, dan akurasi free throw di angka 78 persen membantu tim memperlebar selisih poin.
Yudha Saputera memimpin perolehan angka dengan 20 poin, diikuti Jalen Jones 18 poin. Abraham Damar Grahita 16 poin, Chad Brown 13 poin, serta Jordan Ivy-Curry 10 poin.
Coach Djordje Jovicic mengakui RANS Simba Bogor layak meraih kemenangan karena tampil lebih baik dengan 14 offensive rebound. Ia menilai lawan mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal.
"Kami terlalu membuka ruang pada permainan post-up, dan itu menjadi salah satu alasan utama kekalahan. Bermain back-to-back memang berat namun tim tetap menemukan energi," ujar Coach Djordje dalam keterangan yang diterima RRI, Minggu 5 April 2026.
Widyanta Putra Teja menyoroti faktor kunci kekalahan di mana tim kurang mampu mengontrol defensive rebound dan banyak kecolongan di area paint. Pertandingan selanjutnya di Bandung Arena laga IBL All Star 2026 pada Sabtu, 11 April 2026 yang akan menampilkan enam pemain Satria Muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....