Raymond/Joaquin kalah di Semifinal All England Hadapi Peringkat Satu Dunia
- 08 Mar 2026 13:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Birmingham – Ganda putra Indonesia Raymond Indra/ Nikolaus Joaquin kalah di putaran semifinal All England Open Championship 2026. Mereka kalah dari pasangan Korea Selatan, Kim Wo Ho/Seo Seung Jae dengan skor 19-21, 13-21.
Bertanding di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Sabtu 7 Maret 2026, Indra/Joaquin memulai gim pertama dengan determinasi. Sempat tertinggal empat poin, ganda muda Indonesia itu mampu mengejar dan menyamakan kedudukan 8-8.
Laga berjalan seimbang hingga kedudukan 18-18 sebelum akhirnya ganda asal Korea Selatan menuntaskan gim dengan skor 19-21. Sayangnya, permainan apik Raymond/Joaquin tidak terlihat di gim kedua.
Pasangan Indonesia itu tertatih-tatih untuk mengejar perbedaan empat poin sejak kedudukan 3-3. Tidak lama selepas interval, intensitas permainan ganda Kim/Seo semakin agresif, mengakhiri permainan dengan skor 13-21.
Seusai pertandingan, Raymond Indra mengutarakan bahwa pertandingan berjalan dengan lancar. Menurutnya, kekalahan di gim pertama akibat hilangnya konsentrasi.
“Puji Tuhan pertandingan berjalan lancar walaupun tadi tidak menang. Di gim pertama kami sudah unggul tapi tapi konsentrasinya kurang jadi lawan bisa membalikkan keadaan,” ujar Raymond.
Ia menambahkan, pasangan Kim/Seo memiliki kekuatan bisa tampil konsisten bahkan di poin-poin akhir. Kendati demikian, Indra tetap bersyukur mendapatkan pengalaman bermain di level Super 1000.
“Dari babak pertama kami tidak menemukan lawan yang mudah, semuanya setara di level Super 1000. Makin tinggi levelnya makin susah juga,” kata pebulu tangkis berusia 21 tahun itu.
Sementara rekannya, Nikolaus Joaquin mengaku sempat berpikir memiliki kesempatan untuk menang yang sama dengan lawan. Namun, pada akhirnya, Ia harus mengakui ketangguhan dari ganda putra peringkat satu dunia.
“Pada awalnya kami berpikirnya sama-sama punya chance untuk menang, tergantung memang siapa yang lebih siap. Dan hari ini kami mengakui kekalahan kami, mereka lebih siap hari ini,” kata Joaquin.
Ia menambahkan, aura peringkat satu dunia dari pasangan Kim/Seo sudah Ia rasakan sejak turun latihan. Ini, menurutnya, merupakan pelajaran baik yang bisa mereka contoh.
“Kim/Seo dengan kekonsistenannya, benar-benar stabil terus dari awal sampai akhir. Kami akan mencoba meniru seperti mereka supaya bisa kami bisa lebih baik ke depannya,” kata pemain berusia 20 tahun itu.
Berkat raihan menuju semifinal ini, Raymond optimis ke depannya mereka akan lebih percaya diri. Ia menutup dengan harapan dan permohonan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia agar ke depan mereka dapat lebih berkembang.
“Ke depan ini tidak boleh dijadikan beban, Kami mau dibawa enjoy saja. Mohon dukungannya dari rakyat Indonesia agar kami bisa terus berkembang dan berprestasi,” ujar Joaquin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....