Inilah Program 'Jagoan' Menpora Erick 2026, Demi Prestasi Indonesia
- 25 Feb 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Erick Thohir mensosialisasikan program prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) 2026. Sosialisasi program 'Jagoan' berbagai kegiatan olahraga dalam dan luar negeri ini dilakukan dalam silaturahmi bersama para jurnalis.
Menpora menyampaikan program besar Kemenpora meliputi kepemudaan, prestasi olahraga, pemudayaan olahraga, pembinaan atlet usia dini, dan dukungan kesejahteraan. Program tersebut mencakup dana pensiun atlet serta pelatihan Training of Trainers(ToT) bagi atlet disabilitas.

Dalam bidang kepemudaan, kementerian menyiapkan Youth Camp yang mengintegrasikan berbagai program kepemudaan dengan sinergi pemerintah daerah. Selain itu, Indonesia Youth Summits direncanakan sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda untuk meningkatkan partisipasi generasi muda.
Program debat dan pidato juga disiapkan sebagai wadah aspirasi pemuda dalam menyampaikan gagasan pembangunan nasional. Langkah ini diharapkan mencetak pemuda berkontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa melalui kompetisi dan kolaborasi.
"Untuk program kepemudaan kita ingin fokus menjalankan program yang sesuai dengan kondisi anak muda. Seperti Youth Camp, Indonesia Youth Summits hingga lomba debat dan pidato untuk anak muda," kata Erick Thohir di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026 malam.
Di bidang olahraga, Kemenpora menargetkan peningkatan prestasi atlet pada ajang Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games. Selain itu, program dana pensiun atlet masih dirumuskan untuk memastikan penyaluran berjalan tepat dan berkelanjutan.
Kemenpora juga menindaklanjuti kerja sama dengan sejumlah kementerian lainnya guna memperkuat ekosistem olahraga. Diantaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian UMKM, hingga Kementerian Pariwisata.
"Sudah ada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang akan menindak lanjuti terkait pengelolaan aset-aset olahraga di daerah, dan akan dibentuk satgas. Bahkan dengan Kemenpar sendiri Alhamdulillah kita sudah diberikan 9 job desk," ujarnya.

Terkait pendidikan, implementasi 21 cabang olahraga Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) diterapkan di sekolah dasar hingga menengah. Untuk tingkat sekolah menengah atas, siswa diberikan pilihan cabang Mother of Sport sesuai kondisi sekolah.
"Untuk yang SMA nantinya akan diberikan pilihan menjalankan cabor Mother of Sport (renang, atletik, senam). Itu disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah," ucap Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir.
Ia berharap, media mendukung sosialisasi dan pengawasan program agar berjalan efektif serta memberi dampak nyata. Sinergi dengan media dinilai penting dalam membangun pembinaan dan masa depan atlet Indonesia.
"Mengapa seluruh kebijakan yang positif tersebut harus diapresiasi dan didukung?. Karena, demi pembinaan,pencapaian prestasi atlet dan masa depan para atlet, termasuk nama bangsa Indonesia di mata dunia," kata Iqbal, jurnalis suaramerdeka.com.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....