Modern Pentathlon Targetkan Medali Asian Games 2026

  • 15 Feb 2026 12:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) guna mengejar medali Asian Games. Ketua Umum Purwoko Aji Prabowo memimpin langsung pertemuan daring tersebut, dengan menghadirkan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Rapat membahas akselerasi prestasi menuju perhelatan olahraga Asian Games, Nagoya, Jepang. Seluruh peserta rapat dari 22 pengurus daerah berkomitmen penuh untuk memajukan prestasi atlet modern pentathlon nasional.

Letjen TNI Purn Marciano Norman mengapresiasi upaya pengurus dalam melakukan pembinaan para atlet berbakat di berbagai daerah. Ia juga menyampaikan, perkembangan teknologi informasi sangat memudahkan komunikasi intensif antara pusat dengan pengurus wilayah.

"Apresiasi saya berikan kepada PP MPI yang terus bergerak maju. Dengan kehadiran 22 Pengprov hari ini, ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan Modern Pentathlon tidak hanya berpusat di Jakarta, tapi sudah merata ke daerah-daerah," ujar Marciano dalam rakernas secara daring, Sabtu 14 Februari 2026.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berharap modern pentathlon segera mengharumkan nama bangsa melalui peraihan prestasi. Dukungan senada muncul pula dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI atau NOV Indonesia) mengenai tata kelola organisasi demi level Olimpiade.

Ketua Umum PP MPI Marsekal Muda TNI Purwoko Aji Prabowo mengakui padatnya kalender ivent 2026, menjadi tantangan. Rakernas PP MPI tahun ini bertemakan "Tranformasi dan Akselerasi Prestasi Modern Pentathlon Indonesia Menuju Asian Games 2026".

Oleh karenannya, fokus utama tim nasional adalah sukseskan Asian Games di Nagoya yang akan berlangsung September. "Kalender Kejuaraan Modern Pentathlon Indonesia di tahun 2026 sangat padat, ini menjadi tantangan," kata Purwoko, dalam keterangan kepada RRI, Minggu 15 Februari 2026.

"Kejurnas, tuan rumah Asian Championship U-17 dan U-19 dan puncaknya Asian Games 2026 Nagoya pada September. Peran Pengprov MPI sangat diharapkan agar atlet Indonesia dapat meraih prestasi membanggakan, seperti mempersembahkan satu emas, empat perak dan tiga perunggu di SEA Games Thailand 2025 lalu," ujar ketum PP MPI.

Sejauh ini perjuangan cabang olahraga ini sangat luar biasa dengan meloloskan tiga atlet dan harus dikawal terus hingga Jepang. "Kita sudah berhasil meloloskan dua atlet putri dan satu atlet putra rebut tiket tampil di Asian Games 2026 Nagoya Jepang," ucapnya, hari ini.

"Tapi kita akan berjuang sekuat tenaga untuk dapat menambah atlet yang lolos di Asian Games 2026. Semoga kita juga akan berhasil mempersembahkan medali untuk membuat bangga Merah Putih di Asian Games 2026 Nagoya nanti," kata Purwoko.

Sejauh ini pengurus sudah meloloskan dua atlet putri serta satu orang atlet putra menuju ajang Jepang. Purwoko menegaskan, pihaknya berupaya keras menambah jumlah delegasi guna memaksimalkan perolehan medali pada level internasional.

Sidang tahunan ini juga melahirkan regulasi baru dengan mengikuti standar kompetisi Union Internationale de Pentathlon Moderne (UIPM). Sekretaris Jenderal Ridwan Gultom memaparkan aturan penyelenggaraan kompetisi dan penyempurnaan anggaran dasar kepada seluruh jajaran anggota.

Rakernas diikuti 22 Pengprov MPI dari total 27 Pengprov berlangsung lancar, dengan berbagai masukan dari anggota. Tujuannya agar modern pentathlon ke depan menjadi solid dan lebih baik dalam mengawal prestasi para atlet Indonesia dilevel dunia.

Mayoritas Pengprov ini menunjukkan soliditas dan komitmen daerah. Demi mengembangkan cabang olahraga yang menggabungkan lima disiplin (anggar, renang, obstacle, menembak, dan lari) ini di tanah air.

Dengan dukungan dari KONI Pusat dan NOC Indonesia, PP MPI optimistis mencetak sejarah baru dalam multi-event internasional mendatang. Soliditas 22 Pengprov yang hadir diharapkan menjadi motor penggerak pencarian bakat-bakat muda di seluruh pelosok negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....