Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis usai Raih Lima Emas

  • 24 Jan 2026 20:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Nakhon Ratchasima - Tim nasional para bulu tangkis Indonesia mengamankan lima medali emas pada ajang ASEAN Para Games 2025. Prestasi gemilang tersebut diraih para atlet saat bertanding di Nakhon Ratchasima pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Kontingen Indonesia kini membidik status juara umum setelah memenuhi target awal lima medali emas yang telah ditetapkan. Pelatih Para Bulu Tangkis Indonesia Jarot Hernowo optimis setelah kemenangan penting dalam laga final di SPADT Convention Center.

“Alhamdulillah, kami sudah berhasil memenuhi target di ASEAN Para Games 2025 ini. Artinya, untuk hari ini dan besok, babak semifinal dan final dari nomor-nomor yang kami ikuti masuk semua,” kata Jarot Hernowo.

Jarot memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan luar biasa seluruh atlet yang telah bertanding secara maksimal di lapangan. Dua medali emas tambahan dipastikan datang dari pertandingan sesama wakil Indonesia pada hari Minggu, 25 Januari 2026.

“Kalau sesuai yang kami harapkan, insaallah kami bisa melampaui target. Untuk menjadi juara umum, peluang kami cukup terbuka. Kalau kita melihat nomor-nomor yang masih tersedia, saat ini peluangnya sudah 70 persen,” kata Jarot.

Pasangan Hikmat Ramdani dan Leani Ratri Oktila menyumbang emas pertama setelah mengalahkan Fredy Setiawan serta Khalimatus Sadiyah. Leani juga meraih emas tunggal putri setelah menundukkan Khalimatus dalam dua set langsung pada babak final tersebut.

Atlet tunggal putri Qonitah Ikhtiar Syakuroh meraih emas setelah mengalahkan wakil Malaysia dalam dua set langsung tersebut. Atlet Warining Rahayu turut menyumbangkan medali emas untuk Indonesia dari nomor tunggal putri kategori Standing Upper 5 (SU5).

“Di laga final tadi, saya bersyukur bisa mengeluarkan performa terbaik. Alhamdulillah saya bisa memenangkan laga ini. Apalagi, ini adalah kali pertama bagi saya menghadapi wakil Malaysia,” ucap Qonitah Ikhtiar Syakuroh.

Qonitah merasa sangat bersyukur karena mampu melampaui pencapaian pribadinya pada ajang olahraga sebelumnya di negara Kamboja. Ia kini mulai mengalihkan fokus latihan guna menghadapi kompetisi Asian Para Games 2026 di kota Nagoya, Jepang.

“Di level Asia Tenggara ini, sampai sekarang belum ada kejutan dari lawan-lawan. Namun, Malaysia menjadi negara yang perlu diwaspadai. Karena usia mereka yang masih muda, ke depannya pasti akan ada peningkatan-peningkatan,” ucapnya.

Tim Indonesia mengirimkan 22 atlet yang terdiri atas 15 putra dan tujuh putri untuk mengikuti 15 nomor pertandingan. Para atlet Merah Putih menunjukkan dominasi tinggi dengan menguasai klasemen pada beberapa nomor yang menggunakan sistem grup.

“Setelah ini, saya akan fokus untuk meningkatkan performa menuju Asian Para Games 2026 di Nagoya. Semoga saya bisa memberikan hasil yang terbaik. Saya berharap bisa bermain dengan epik dan mempersembahkan medali emas,” kata peraih perak di Paralimpiade 2024 Paris itu.

Dua laga final sesama atlet Indonesia akan mempertemukan Hikmat Ramdani melawan Fredy Setiawan pada nomor tunggal putra. Wiwin Andri juga dijadwalkan menghadapi Supriadi guna memperebutkan medali emas pada nomor tunggal putra kategori Wheelchair 2 (WH2).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....