Clock Time 25 Detik, Alwi Farhan Debat dengan Wasit

  • 23 Jan 2026 23:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Tunggal Putra Indonesia, Alwi Farhan sempat beradu argumentasi dengan wasit perihal penerapan clock time 25 detik. Hal ini dibuktikan pada saat dirinya ingin mengganti kok di tengah permainan.

Seperti pada pertandingan bulu tangkis lainnya, pergantian kok di tengah pertandingan adalah hal yang wajar. Apalagi kok tersebut sudah tidak layak pakai, maka harus diganti.

"Cukup tricky tadi wasitnya saya rasa, agak sentimen, baru masuk lapangan sudah ada teguran. Dia sangat menekankan 25 detik, karena koknya harus diganti, dia kasih pilihan mau main atau kartu merah," katanya kepada wartawan usai pertandingan Indonesia Masters 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Januari 2026.

Menurutnya, hal ini membuat dirinya terkejut, karena seharusnya pergantian kok bukan menjadi persoalan yang rumit. Ia mengaku bahwa dirinya sempat terpancing emosi karena perdebatan tersebut.

"Sempat terpancing sedikit, namanya anak muda. Tapi saya mencoba tenangkan diri biar nggak ikut terpancing banget," ujarnya.

Sebelumnya, persoalan penerapan clock time 25 detik sempat dirasakan oleh sejumlah pemain Indonesia. Salah satunya, Pebulu tangkis ganda putra Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Ia menilai penerapan aturan 'time clock' 25 detik tidak menjadi persoalan. Ia menyebut mekanisme tersebut sudah sempat dicoba dan dinilai layak untuk diterapkan pada turnamen-turnamen berikutnya.

"Nggak ada masalah, tadi juga sudah dicoba. Tidak ada masalah, aturan ini bisa diterapin di turnamen berikutnya," ucapnya kepada wartawan usai pertandingan Indonesia Masters 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Januari 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....