Indonesia Masters: Tumbangkan Tiongkok, Alwi Farhan Tumpuan Terakhir Tunggal Putra
- 23 Jan 2026 14:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Alwi Farhan menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang masih bertahan di Indonesia Masters 2026. Ia berhasil melangkah ke babak perempat final usai mengalahkan wakil Tiongkok, Wang Zhengxing dengan skor 15-21, 21-19, dan 21-16.
Bertanding di Istora Senayan, ia menunjukkan semangat pantang menyerah. Ia berhasil membalikkan keadaan usai kehilangan gim pertama dan menuntaskan pertandingan lewat rubber gim.
"Tidak mudah juga melawan pemain Wang Zhengxing. Secara serangan memang dia sangat power, smash-nya kencang," ujarnya kepada wartawan usai pertandingan Indonesia Masters 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Januari 2026.
"Antisipasinya saya harus lebih aktif dan bisa mengontrol permainan di lapangan. Saya juga mencoba tetap tenang dan mengontrol emosi," ucapnya.
Ia mengatakan, dari awal memang sempat tertekan. Namun demikian, pada di gim kedua dan ketiga, ia bisa membalikkan keadaan.
Kemenangan Alwi atas Wang Zhengxing sekaligus menjaga peluang Indonesia di sektor tunggal putra Indonesia Masters 2026. Alwi menjadi satu-satunya wakil yang tersisa, setelah dua rekannya terhenti di babak 16 besar ini.
Sementara itu, Tunggal Putra Moh Zaki Ubaidillah juga terhenti setelah kalah dari unggulan keenam asal Singapura, Loh Kean Yew. Sementara Anthony Sinisuka Ginting terpaksa mundur akibat cedera pinggang yang dialaminya.
Anthony tidak turun main untuk menghadapi Jia Heng Jason The (Singapura). Sehingga otomatis Jia Heng Jason The melaju ke babak berikutnya.
Selanjutnya di babak perempat final, Alwi akan berhadapan dengan wakil Jepang, Yushi Tanaka. Sejauh ini Alwi memiliki catatan baik dengan Tanaka, ia pernah memenangkan laga kualifikasi Madrid Spain Masters 2024.
Di sisi lain, Moh Zaki Ubaidillah, yang sebelumnya berhasil merangkak dari babak kualifikasi. Namun demikia ia harus mengakui keunggulan mantan juara dunia asal Singapura, Loh Kean Yew.
Dalam pertarungan dua gim langsung, ia menyerah dengan skor 19-21 dan 10-21. Meskipun kalah, ia merasa mendapatkan pengalaman berharga dari pertandingan tersebut.
"Pasti ada perbedaan, hari ini dia terlihat lebih siap dan tidak mau kalah. Di poin-poin kritis, seperti saat skor 19 sama di gim pertama, dia benar-benar menunjukkan tekadnya untuk tidak menyerah," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....