Mengenal Basral, dari Skateboard Bekas Menuju Emas
- 23 Des 2025 19:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nama Basral Graito Hutomo menjadi sorotan usai meraih medali emas skateboard street putra di SEA Games 2025 Thailand. Keberhasilannya sekaligus menampilkan momen sportivitas yang mengharukan di Extreme Sport Park Raja Manggala, Bangkok, pada Minggu (14/12/2025).
Momen sportivitas terlihat ketika Basral berhasil menyelesaikan triknya dengan sempurna. Ia langsung dipeluk oleh official dari Malaysia dan Filipina, yang menegaskan persahabatan antarnegara dalam olahraga.
Basral Graito Hutomo lahir di Tangerang, 22 Januari 2007. Ia merupakan anak ketiga dari pasangan Suranto dan Ria Dewi, yang selalu menanamkan nilai kerja keras dan ketekunan.
Basral mulai mengenal skateboard sejak kelas 2 Sekolah Dasar (SD) dengan belajar secara otodidak. Ia mengandalkan video YouTube dan latihan mandiri, tanpa bimbingan pelatih profesional.
Fasilitas yang terbatas tak menghalangi kegigihannya. Skateboard pertamanya bahkan merupakan papan bekas yang dibeli dari temannya.
Peran ayahnya, Suranto, sangat besar dalam karier Basral. Dari mendampingi latihan hingga kejuaraan, ia selalu menekankan pentingnya kedisiplinan, penguasaan teknik, serta konsistensi sejak usia muda.
Bakat Basral berkembang pesat dan mencuri perhatian sejak usia dini. Berbagai prestasi telah ia torehkan, termasuk meraih medali perak Game of Skate SEA Games pada usia 12 tahun.
Puncak kariernya terjadi di SEA Games 2025 Thailand. Pemuda 18 tahun itu tampil tenang di bawah tekanan, khususnya pada percobaan terakhir yang menentukan kemenangan emasnya.
Usai meraih medali emas secara dramatis, Basral mengungkapkan apresiasinya atas dukungan yang diterimanya selama ini. “Terima kasih semua yg udah selalu support, alhamdullilah bisa raih medali emas,” ujar Basral dalam akun Instagram pribadinya.
Kemenangan di SEA Games 2025 mengukuhkan status Basral Graito Hutomo sebagai salah satu skateboarder muda terbaik di Indonesia. Perjalanannya dari papan bekas hingga podium tertinggi Asia Tenggara membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang dalam meraih prestasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....