Italia Pertahankan Gelar Kejuaraan Dunia Bola Voli Dunia

  • 29 Sep 2025 14:30 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Italia menjadi kampiun di Kejuaraan Dunia Bola Voli Putra FIVB 2025. Di hadapan 15.682 penonton pada partai final di Pasay City, Manila, Minggu (28/9/2025) Italia mengalahkan Bulgaria dalam empat set untuk merebut mahkota juara.

Ini adalah gelar juara dunia kedua berturut-turut dan kelima Italia secara keseluruhan, setelah kemenangan mereka pada tahun 1990, 1994, 1998, dan 2022. Bulgaria akhirnya meraih perak yang kedua dalam sejarah kejuaraan dunia, setelah tahun 1970.

Meskipun masih banyak melakukan kesalahan servis, Bulgaria berhasil unggul dua poin di pertengahan set pertama. Namun, Italia kemudian mengambil kendali dengan lima ace berturut-turut melalui servis outside hitter Mattia Bottolo. Pemain berposisi open hitter ini pun kembali menutup set dengan selisih empat poin untuk Italia.

Bulgaria bangkit dari keunggulan lima poin Italia di awal set kedua, namun Italia kembali unggul jauh. Ketika Bulgaria hampir mengejar ketertinggalan, opposite hitter Italia Yuri Romano, yang tampil gemilang sejak set pertama, praktis menjadi penentu set tersebut dengan lima ace berturut-turut.

Meski beresiko gagal, tetapi service yang kencang para pemain Bulgaria membuahkan hasil di set ketiga, dan mampu mengambil kendali serta meraih kemenangan set ketiga dengan selisih yang lebar. Service ace outside Martin Atanasov membawa Bulgaria meraih set point yang selanjutnya opposite hitter Asparuh Asparuhov menutup set ketiga dengan langkah cerdas dalam menyelesaikan set.

Dua servis Bottolo yang memukau memastikan kemenangan di set keempat dengan meyakinkan. Melalui serve pertama, Italia bangkit di awal set dan dengan serve kedua, Italia menutup pertandingan melalui blok Simone Anzani yang mencetak poin untuk kemenangan 3-1 (25-21, 25-17, 17-25, 25-10).

Italia mengungguli Bulgaria dalam segala aspek perolehan poin. Dalam kesalahan sendiri, Italia lebih sedikit dengan perbandingan 22-23, dalam serangan Italia unggul dengan skor 46 berbanding 43 poin. Sementara dalam pertahanan net unggul dengan skor 10-4 poin blok.

Perbandingan yang paling signifikan adalah aspek service ace dengan skor 13 berbanding 4. Mattia Bottolo menghasilkan tujuh ace, ditambah dengan dua blok poin dan 10 poin melalui smes sehingga total poinnya menjadi 19 poin.

Yuri Romano mencetak lima ace dan satu blok poin, dengan tingkat keberhasilan pukulan 70%, untuk memimpin tim dengan total 22 poin. Outside hitter Alessandro Michieletto juga mencapai angka dua digit dengan 11 poin.

Open hitter Bulgaria berusia 21 tahun Aleksandar Nikolov, muncul sebagai pencetak skor terbanyak pertandingan ini dengan 23 poin, sekaligus menjadi pencetak skor terbaik turnamen dengan total 173 poin. Rekan setimnya Martin Atanasov menyelesaikan pertandingan dengan 11 poin dan mencatatkan tingkat keberhasilan 62 persen dalam serangan. (semi/par)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....