Kritik dan Aduan Masyarakat Harus Diterima dengan Baik
- 24 Sep 2025 18:00 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya untuk membuka diri terhadap kritik dan masukan masyarakat. Hal ini disampaikan Plt. Sekretaris Daerah Nunukan, Ir. Jabbar, saat membuka Bimbingan Teknis SP4N-Lapor di Kantor Bupati Nunukan, Selasa (23/9/2025).
Jabbar menekankan, misi utama pemerintah adalah memberikan pelayanan terbaik demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, ia mengakui masih ada kekurangan, keterlambatan, dan kendala yang dirasakan warga.
“Keluhan, aduan, aspirasi, bahkan kritik dari masyarakat harus diterima, ditampung, dan dikelola secara tepat agar tidak menjadi sumbatan komunikasi yang tidak produktif,” tegas Jabbar.
Baca Juga: Ombudsman Apresiasi Layanan Disdukcapil, Antrian Kini Lebih Nyaman
Menurutnya, kritik yang dikelola dengan baik justru bisa menjadi energi untuk memperbaiki kualitas layanan publik. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta lebih responsif terhadap masukan masyarakat.
Ia menambahkan, komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat harus dijaga dengan baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Transparansi dalam pengelolaan aduan dinilai sebagai salah satu kunci membangun kepercayaan publik.
“Kalau ada aduan, jangan dihindari. Justru itu kesempatan kita untuk memperbaiki diri,” ujarnya.
Baca Juga: Listrik, Air Bersih, Kesehatan, Sorotan Konsultasi Masyarakat Ombudsman
Dengan adanya Bimtek SP4N-Lapor, Jabbar berharap seluruh perangkat daerah memahami pentingnya pengelolaan aduan masyarakat dan menjadikannya sebagai pijakan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik.