Pendampingan Privat Bendahara SKPD Garap Pajak
- 21 Jan 2026 12:39 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - KP2KP Nunukan menerapkan strategi pendampingan intensif bagi bendahara SKPD untuk mempercepat penyusunan bukti potong pajak ASN. Upaya ini dilakukan melalui kombinasi kelas pajak dan bimbingan teknis secara tatap muka.
Kegiatan edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai penggunaan aplikasi perpajakan terbaru kepada para petugas administrasi. Bendahara diharapkan mampu memahami gambaran umum proses perekaman data sebelum masuk ke tahap teknis. Hal ini disampaikan Kepala KP2KP Nunukan, Mohammad Irfan.
"Strategi kami adalah menggunakan kelas pajak dan pendampingan intensif kepada para bendahara. Kelas pajak yang kami selenggarakan ini sebenarnya pembuka agar teman-benar bendahara tahu aplikasinya," katanya, Rabu (21/01/2026).
Baca Juga: KP2KP Buka Layanan Lapor SPT
Langkah ini menjadi solusi atas kendala teknis yang sering ditemui bendahara saat mengoperasikan sistem pelaporan digital. Tanpa bimbingan yang tepat, proses perekaman data bukti potong berisiko mengalami kesalahan fatal.
Otoritas pajak memastikan setiap bendahara mendapatkan perhatian khusus selama proses pengerjaan berlangsung di lapangan. Pendekatan personal ini diyakini mampu meningkatkan kemandirian instansi dalam mengelola administrasi perpajakan secara berkelanjutan.
"Dalam pelaksanaannya pada saat mereka melakukan penyusunan dan perekaman bukti potong juga akan didampingi oleh kami dari KP2KP secara one on one," ujarnya.
Proses pendampingan privat ini dijadwalkan berlangsung hingga seluruh satuan kerja berhasil mengunggah data secara sempurna. KP2KP Nunukan optimis kolaborasi ini akan mempermudah ribuan ASN dalam melaporkan SPT Tahunan mereka.
Penulis: Fery Herdiansyah