Yuslian Harefa Berdayakan Warga Lapas lewat Batik

  • 02 Okt 2026 20:01 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Aparatur Sipil Negara Lapas Gunungsitoli Yuslian Harefa, SKM., M.AP memberdayakan warga binaan membuat kerajinan batik. Usaha Wery Nukha Nibira tersebut dirintis sejak tanggal 6 Mei 2016.

Kegiatan produksi dipusatkan pada dua lokasi di Kota Gunungsitoli. Tempat pembuatan batik berada di Lapas Kelas II B Gunungsitoli dan di Jalan Pelud Binaka, KM 6.5 Desa Fodo.

Yuslian Harefa, memanfaatkan masa pembinaan untuk melatih keterampilan para warga binaan. Ia menggali kekayaan simbol budaya Nias menjadi karya wastra bernilai.

" Ragam motif kita kembangkan seperti burung beo, hombo batu, hingga senjata tradisional, batik bukan sekadar motif kain, melainkan proses mengenalkan identitas budaya," ujarnya, Jumat 2 Oktober 2026.

Pelaku usaha menghadapi tantangan biaya produksi tinggi serta regenerasi pembatik daerah. Namun penerimaan generasi muda terhadap busana motif lokal terus meningkat.

Ia berharap pemerintah memperluas akses pasar pameran bagi wastra khas Nias. Produk budaya daerah diharapkan mampu menjadi bagian kekayaan fasyen nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....