Banjir Berulang, BPBD Nias Selatan Minta Warga Lebih Waspada

  • 10 Sep 2026 10:53 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Kepala BPBD Nias Selatan, Revival Nache, S.Hut, MM. mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah tersebut. Hal ini berkaca pada banjir dan longsor yang terjadi pada Senin, 7 September 2026 lalu.

Menurutnya, tingginya curah hujan dipengaruhi peningkatan suhu di Samudera Hindia yang berkontribusi terhadap pembentukan awan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan intensitas hujan dan memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

Untuk itu ia mengingatkan masyarakat agar terus memperhatikan perkembangan cuaca dan segera mencari tempat aman ketika hujan deras berlangsung dalam waktu lama.

"Kita bersyukur tidak ada korban karena memang dari pantauan kami seandainya banjir lebih besar lagi itu bisa mengakibatkan 100 lebih korban. Ada banyak petani kita yang terjebak di sawah-sawah karena mereka mungkin seperti biasanya memperkirakan bahwa tidak akan banjir," kata Revival, Rabu, 9 September 2026.

Ia mengemukakan, banjir yang terjadi pada 7 September 2026 lalu juga berdampak di sejumlah wilayah yang sebelumnya jarang atau bahkan tidak pernah mengalami banjir seperti di kawasan SMK Bhakti Luhur Fanayama.

BPBD Nias Selatan menurutnya juga mencatat khusus di tahun 2026 ini banjir besar juga sebelumnya telah pada 11 Februari 2026 dan 8 Agustus 2026. Dengan pola cuaca yang cenderung meningkatkan risiko bencana, masyarakat diminta tetap waspada agar potensi korban jiwa dapat dihindari serta kerugian harta benda dan dampak psikologis akibat bencana dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....