Anggota DPRD Nisel Adilina Ndruru Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

  • 18 Agt 2026 21:27 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan dari Komisi I, Adilina Ndruru, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Lokakarya Pemetaan dan Analisis Pemangku Kepentingan Konsorsium Pendidikan yang digelar Program KREASI Save the Children, Selasa, 18 Agustus 2026 di Aula Baithani, Teluk Dalam, Nias Selatan.

Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan perhatian terhadap Pendidikan anak khususnya di usia dini yang dinilai masih dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat, Kepala Sekolah, maupun Guru Sekolah Dasar (SD).

Adilina menegaskan bahwa PAUD harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam fondasi pendidikan anak, sehingga keberadaannya tidak lagi dianggap sebagai jenjang pendidikan yang kurang penting dibandingkan SD. Ia meminta Dinas Pendidikan melalui kepala dinas dan kepala bidang terkait untuk menyampaikan pentingnya PAUD kepada para kepala sekolah agar terbangun kesadaran dan penghargaan yang lebih baik terhadap lembaga serta tenaga pendidik PAUD.

"Maunya ke depan yang memang tidak masuk TK atau PAUD tidak boleh melanjut ke SD. Kadang-kadang ini yang sudah terjadi, anak sudah masuk usia enam tahun, mereka akan meminta sendiri untuk masuk ke SD," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Adilina juga memberikan perhatian khusus terhadap program literasi dan numerasi yang diterapkan sejak usia dini. Ia prihatin karena masih menemukan anak-anak yang telah duduk di jenjang SMP, SMA, bahkan SMK yang belum memiliki kemampuan membaca secara baik, sehingga penguatan kemampuan dasar sejak PAUD dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah persoalan tersebut terus berlanjut.

Ia berharap para pihak yang memiliki kompetensi di bidang literasi dan numerasi dapat terus melatih, membina, serta membagikan pengetahuan kepada Guru-guru PAUD. Dengan peningkatan kapasitas tenaga pendidik, guru PAUD diharapkan memiliki bekal yang memadai untuk membantu anak-anak mengembangkan kemampuan membaca, mengenal angka, serta memahami dasar-dasar pembelajaran sesuai tahap perkembangan mereka.

"Beda dengan SD, mereka sudah memiliki mata pelajaran tersendiri, jadi tinggal mereka memaparkan kepada anak-anak. Tapi kalau misalnya PAUD ini kan tidak ada, ibaratnya kita katakan ilmunya otodidak," kata Adilina.

Sebagai anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan, Adilina menyatakan siap mendukung berbagai kegiatan pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mencerdaskan anak bangsa. Ia berharap program penguatan PAUD, literasi, dan numerasi dapat terus berlanjut serta benar-benar diterapkan di lapangan agar anak-anak yang menyelesaikan pendidikan PAUD memiliki fondasi yang kuat dan lebih mudah mengikuti pembelajaran ketika memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....