Prakiraan Cuaca Maritim Perairan Kepulauan Batu 6 - 8 Agustus 2026

  • 06 Agt 2026 17:57 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan-Medan merilis prakiraan cuaca maritim wilayah Perairan Kepulauan Batu, Nias Selatan, Rabu, 5 Agustus 2026. Prakiraan ini berlaku untuk periode 6 hingga 8 Agustus 2026.

Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca selama periode diperkirakan berawan tebal hingga hujan ringan. Untuk suhu udara diperkirakan berkisar antara 27-29 derajat Celsius dengan kelembaban udara berkisar antara 76-84 persen.

Sementara itu, kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 2-8 knot dengan kecepatan hembusan angin berkisar antara 10-18 knot. Prakirawan BMKG Belawan, Christen Ordain Novena Marpaung, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan berdasarkan kondisi sinoptik di wilayah perairan Sumatera, terpantau aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby serta adanya daerah belokan angin dan konvergensi dapat mendukung aktivitas konvektif di wilayah Sumatera Utara.

"Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia Barat dan Utara Sumatera juga berpotensi meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer. Pola angin wilayah Sumatera Utara umumnya bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 05-30 knot," ujarnya dalam keterangan tersebut.

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini akan peluang terjadinya gelombang laut setinggi 1,25 - 2,5 meter di wilayah perairan ini. Gelombang laut tinggi ini beresiko bagi nelayan yang menggunakan perahu apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Kemudian juga untuk Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini akan potensi gelombang laut setinggi 2,5 - 4 meter di wilayah perairan barat Kepulauan Batu.

Kondisi ini beresiko bagi Kapal Ferry, apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang laut mencapai 2,5 meter. Untuk itu para pengguna jasa pelayaran maupun nelayan sekitar diminta waspada akan potensi gelombang laut tinggi tersebut.

Masyarakat diminta untuk mendapatkan informasi cuaca maritim di wilayah perairan Indonesia hanya bersumber dari BMKG. BMKG juga memastikan terus memperbaharui informasi cuaca melalui website, aplikasi dan media sosial resmi BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....