Empat Pilar dalam Mewujudkan Sekolah yang Aman dan Nyaman

  • 23 Jun 2026 17:57 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan – Untuk mewujudkan sekolah yang aman dan nyaman membutuhkan empat pilar. Ke empat pilar ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan berfungsi mendukung satu sama lain.

Kabid P3A pada Dinas P2KBP3A Nias Selatan, Filiria Laowo, S.KM., M.A.P., menerangkan pilar yang pertama adalah Pilar Spiritual dimana sekolah menerapkan kebebasan beragama kepada siswa. Sekolah harus menghargai siswa sekalipun beragama minoritas sehingga memperoleh hak untuk belajar Agamanya tanpa diskriminasi.

“Pilar kedua untuk sekolah aman dan nyaman yaitu perlindungan fisik. Untuk sekarang ini tidak diperkenankan lagi mendidik anak pakai cara-cara kekerasan seperti mencubit, memukul atau anak terlambat dijemur di bawah sinar matahari selama berjam-jam,” ujar Filiria dihadapan peserta pelatihan Fasilitator Daerah Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) yang berlangsung di Hotel Ono Niha Teluk Dalam, Senin, 22 Juni 2026.

Kemudian pilar ketiga, yaitu perlindungan psikis dan sosiokultural. Di mana anak-anak sekolah diharapkan merasa aman, senang selama berada di sekolah, tanpa tekanan, tanpa ancaman.

“Kalau di sekolah sering terjadi kekerasan misalnya bully dari temannya atau ancaman dari Gurunya pasti si anak takut, tidak tenang. Bahkan pernah ada kasus sampai seorang anak itu memilih untuk tidak mau ke sekolah karena dipikirannya di sekolah itu adalah tempat yang menakutkan,” kata Filiria.

Sementara pilar ke empat adalah keadaban digital. Artinya sekolah yang aman dan nyaman harus memberikan edukasi kepada anak-anak supaya lebih bijak di dalam menggunakan media elektronik. Pasalnya melalui media elektronik, anak-anak bisa mendapatkan cyberbullying atau menonton konten-konten kekerasan yang dapat merusak pikiran anak.

Untuk memahami pentingnya ke empat pilar tersebut, Filiria mengajak peserta merefleksikannya seperti sebuah bangunan. Dimana jika salah satu bagian dari konstruksi bangunan itu dicabut maka akan berdampak pada rusaknya bagian lainnya sehingga menghancurkan bangunan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....