Fotografer Sorake Abadikan Aksi Peselancar Lokal dan Mancanegara
- 07 Jun 2026 21:36 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Keindahan ombak Pantai Sorake di Desa Botohilitano, Kecamatan Luahagundre Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, tidak hanya menarik perhatian peselancar dunia, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal, salah satunya melalui jasa Fotografer surfing.
Julianto Gaho, alias Juli, merupakan salah satu penyedia jasa fotografer di kawasan Pantai Sorake. Selain berprofesi sebagai fotografer. Ia juga dikenal sebagai peselancar lokal yang aktif mengabadikan momen para peselancar saat menaklukkan ombak Sorake.

Juli mengatakan, aktivitas tersebut berawal dari hobi fotografer yang kemudian berkembang menjadi sumber penghasilan. Berkat hasil foto yang mendapat banyak pujian dari para peselancar mancanegara. Ia semakin termotivasi untuk menekuni profesi tersebut secara serius.
"Awalnya hanya hobi memotret teman-teman yang sedang surfing. Setelah banyak yang menyukai hasil foto saya, akhirnya saya mulai menawarkan jasa fotografi kepada para peselancar yang datang ke Sorake," ujarnya, Minggu 7 Juli 2026.
Menurut Juli, sebagian besar pelanggannya merupakan wisatawan mancanegara yang ingin mengabadikan pengalaman mereka saat berselancar di Pantai Sorake. Untuk satu paket foto atau video pendek, tarif yang ditawarkan berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta, tergantung kebutuhan pelanggan dan hasil dokumentasi yang diinginkan.
Ia menjelaskan, hasil foto maupun video tidak dicetak, melainkan dikirim dalam bentuk file digital sehingga lebih praktis dan mudah dibawa oleh wisatawan. Dokumentasi tersebut biasanya menjadi kenang-kenangan sekaligus bahan promosi pribadi para peselancar di media sosial.

Juli menuturkan, saat ini terdapat sekitar 10 fotografer surfing yang beroperasi di kawasan Pantai Sorake. Mereka menggunakan berbagai jenis kamera dan lensa dengan spesifikasi yang beragam, mulai dari kelas menengah hingga profesional untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi.
Dalam menjalankan aktivitasnya, Juli membagi waktu kerja menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, sedangkan sesi kedua berlangsung pukul 13.00 hingga 18.00 WIB. Jadwal tersebut disesuaikan dengan aktivitas para peselancar yang memanfaatkan kondisi ombak terbaik di Sorake.
Juli berharap para peselancar yang berkunjung ke Nias Selatan dapat memanfaatkan jasa fotografer lokal yang tersedia di kawasan Pantai Sorake. Menurutnya, para fotografer setempat memiliki pengalaman dan pemahaman yang baik untuk menangkap momen terbaik saat peselancar berada di atas ombak.
"Kami berusaha memberikan hasil terbaik agar para peselancar mendapatkan dokumentasi yang memuaskan dan bisa menjadi kenangan selama berselancar di Sorake," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....