Program KREASI Targetkan Angka Literasi dan Numerasi Siswa Naik 15 Persen
- 05 Jun 2026 20:29 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Program KREASI Save the Children Indonesia menargetkan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi (litnum) peserta didik sebesar 15 persen di sekolah-sekolah intervensi di Kabupaten Nias Selatan dalam satu tahun ke depan.
Target tersebut disampaikan Mohamad Yagi, Sumatera Utara Regional Manager KREASI Save the Children, usai pelaksanaan pemetaan situasi pendidikan di sejumlah sekolah sasaran program. Menurutnya, hasil pemetaan awal menunjukkan kondisi masing-masing sekolah dasar berbeda satu sama lain sehingga memerlukan pendekatan dan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.
Ia menjelaskan, para kepala sekolah dasar dan Madrasah Ibtidaiyah yang menjadi sasaran Program KREASI akan duduk bersama dengan Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama Nias Selatan dan Tim KREASI untuk menyamakan persepsi serta menyusun langkah-langkah pelaksanaan program selama satu tahun ke depan. Langkah tersebut dilakukan setelah kondisi awal setiap sekolah berhasil dipetakan.
"Program KREASI berfokus pada peningkatan literasi dan numerasi (litnum), pembangunan karakter peserta didik, serta menciptakan proses belajar mengajar yang aman dan nyaman di lingkungan sekolah," kata Mohamad Yagi, Jumat 5 Juni 2026.
Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat sejumlah sekolah yang membutuhkan pendampingan lebih intensif dibanding sekolah lainnya. Informasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan strategi pelaksanaan program agar intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang optimal.
Melalui Program KREASI, Save the Children Indonesia juga akan memberikan berbagai pendampingan kepada para pemangku kepentingan pendidikan. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan melalui penguatan regulasi, kelembagaan, dan dukungan anggaran. Sementara itu, kepala sekolah didorong meningkatkan kemampuan manajerial dan pengelolaan kurikulum, sedangkan guru diperkuat dalam aspek teknis pembelajaran di kelas.
Selain itu, keterlibatan masyarakat dan orang tua murid juga menjadi bagian penting dalam program tersebut. Orang tua diharapkan dapat mendukung proses belajar anak saat berada di rumah sehingga tercipta sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Mohamad Yagi menegaskan, pemetaan situasi pendidikan yang telah dilakukan merupakan langkah awal untuk memperoleh gambaran kondisi sekolah. Adapun tujuan utama Program KREASI adalah meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi (litnum) peserta didik di seluruh sekolah intervensi hingga mencapai peningkatan sebesar 15 persen dari kondisi awal yang telah terpetakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....