Hiburan Zagötö Bangga Tolögu Dilirik Peneliti Undiksha

  • 31 Mei 2026 21:25 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan – Pengrajin Tolögu di Galerry Sanora Toanö, Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Hiburan Zagötö atau yang akrab disapa Ama Sufi mengaku bangga karena hasil karya budaya yang selama ini ditekuninya mendapat perhatian dari kalangan akademisi.

Perhatian tersebut datang dari dosen Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali, R. Ahmad Ginanjar Purnawibawa, yang mendapat dukungan dari sejumlah lembaga dan institusi, diantaranya Endangered Material Knowledge Program (EMKP) The British Museum, Universitas Pendidikan Ganesha, dan Università di Napoli L'Orientale, serta didukung oleh mitra lokal dengan melakukan pameran dokumentasi dan penelitian terkait proses pembuatan Tolögu sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya Nias Selatan.

Ama Sufi mengatakan, dirinya telah menekuni kerajinan budaya sejak puluhan tahun lalu. Berawal dari membuat patung tradisional, kemudian berkembang ke berbagai bentuk ukiran hingga pembuatan Tolögu yang kini menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Nias.

Menurutnya, ketertarikan peneliti terhadap Tolögu menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan bahwa budaya lokal Nias memiliki nilai sejarah dan budaya yang layak dikenal lebih luas.

"Dengan adanya dokumentasi dan penelitian ini, maka dapat membantu memperkenalkan Tolögu kepada generasi muda maupun masyarakat di luar daerah," ujarnya, Minggu 31 Mei 2026.

Sementara itu, R. Ahmad Ginanjar Purnawibawa merupakan dosen Pendidikan Sejarah Undiksha yang memiliki minat pada dokumentasi, digitalisasi budaya, serta pelestarian warisan budaya Indonesia. Penelitian yang dilakukan di Nias Selatan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pendokumentasian budaya lokal yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Ama Sufi berharap perhatian dari kalangan akademisi terhadap Tolögu dapat terus berlanjut sehingga budaya warisan leluhur Nias khususnya yang terdapat di Kabupaten Nias Selatan tetap terjaga, dikenal masyarakat luas, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....