Peringatan 21 Tahun Tragedi Jatuhnya Helikopter Sea King Australia di Amandraya
- 08 Apr 2026 14:31 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan – Peringatan 21 tahun tragedi jatuhnya helikopter Sea King Australia di Desa Tuindrao, Kecamatan Amandraya, Nias Selatan, berlangsung Rabu pagi, 8 April 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Capt. Mark Daly, RAN, Atase Angkatan Laut Australia.
Bersama Capt. Mark Daly, turut hadir CPU Matthew Dunt selaku Asisten Atase, Staf Kedubes Australia di Jakarta, Kartika Dewi dan Staf Kedubes Australia di Nias, Alex Brian Wau. Peringatan ini juga dihadiri perwakilan unsur Forkopimda Nias Selatan, unsur Forkopimcam Amandraya dan warga desa setempat.
Dalam sambutannya, Capt. Mark Daly membacakan kronologi peristiwa yang terjadi pada 2 April 2005 tersebut. Sembilan tentara Australia meninggal dalam kecelakaan tragis ketika helikopter pembawa bantuan untuk korban gempa Sumatera yang mereka tumpangi, jatuh di lokasi itu.
“11 personel militer termasuk 4 awak pesawat dan 7 paramedis gabungan Angkatan Bersenjata Australia berada dalam helikopter tersebut,” ujarnya. “Ketika helikopter Shark-02 jatuh, empat orang penduduk Nias Selatan membantu menyelamatkan dua personil yang berada di helikopter tersebut.”
Keberanian warga ini diapresiasi sehingga keempatnya dianugerahi medali Keberanian Australia. Menurutnya, tindakan warga itu akan dikenang selamanya oleh Angkatan Bersenjata Australia.
“Khususnya untuk Bapak Benar Giawa yang saat ini masih bisa hadir bersama-sama dengan kita,” ungkap Capt. Mark Daly. “Oleh karena itu kita berkumpul disini untuk mengenang mereka yang meninggal dalam kecelakaan Sea King Shark-02 pada tanggal 2 April 2005 lalu.”
Peringatan 21 tahun tragedi jatuhnya helikopter Sea King Australia di Amandraya ditutup dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di tugu peringatan. Usai acara, rombongan Kedubes Australia langsung bertolak pulang kembali ke Jakarta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....