Pemkab Nias Selatan Hadiri Pemusnahan Ratusan Ternak Ilegal

  • 20 Jan 2026 12:22 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan : Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Fataloza Giawa, SH., MH, menghadiri acara seremoni serah terima, press release, dan pemusnahan Media Pembawa Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK) di Mako Lanal Nias, Baloho, Teluk Dalam, Senin (19/01/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari upaya penegakan hukum karantina di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kepulauan Nias. Dalam sesi press release, Komandan Lanal (Danlanal) Nias Kolonel Laut (P) Lexy Effraim Dumais, S.E., M.Tr.Opsla, menjelaskan bahwa keberhasilan ini berawal dari patroli Keamanan Laut (Kamla) Lanal Nias pada Kamis, 15 Januari 2026. Petugas mengamankan dua unit kapal tanpa nama di perairan Helera, Nias Utara, yang mengangkut ratusan ekor ternak babi tanpa dokumen sah.

Berdasarkan data pemeriksaan, rincian tangkapan tersebut meliputi, Kapal Pertama Memuat 119 ekor babi dengan 6 orang ABK termasuk nakhoda. Kapal Kedua memuat 108 ekor babi dengan 6 orang ABK termasuk nakhoda.

"Kedua kapal beserta muatan dan kru telah diamankan dan dikawal menuju Lanal Nias untuk proses penyelidikan lebih lanjut karena tidak mampu menunjukkan dokumen karantina yang legal," tegas Danlanal Nias.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan fisik di atas kapal menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Ditemukan bahwa sebagian hewan ternak babi tersebut sudah dalam kondisi sakit, bahkan ada yang telah mati.

Kehadiran Asisten I Fataloza Giawa dalam acara ini menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Nias Selatan terhadap pengawasan lalu lintas komoditas hewan demi menjaga ketahanan pangan dan kesehatan lingkungan di Nias Selatan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda di antaranya, Perwakilan Kapolres Nias Selatan dan Kapolres Nias, Perwakilan Kajari Nias Selatan dan Kajari Gunungsitoli, Perwakilan Danramil Teluk Dalam, serta sejumlah tamu undangan terkait lainnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga kedaulatan serta keamanan hayati di wilayah perairan Sumatera Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....