Fadli Zon: Indonesia Miliki 1.340 Kelompok Etnis dan Peradaban Tertua di Dunia

  • 29 Jul 2026 03:07 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara dengan keragaman budaya terbesar di dunia. Dari Sabang hingga Merauke, serta Miangas sampai Pulau Rote, Indonesia memiliki 1.340 kelompok etnis dan 718 bahasa atau sekitar 10 persen dari seluruh bahasa di dunia.

Menurut Fadli, Pemerintah telah mencatat sedikitnya 2.727 Warisan Budaya Tak Benda (WbTb) di tingkat Nasional. Selain itu, sebanyak 16 elemen Wbtb Indonesia telah masuk dalam daftar UNESCO.

"Kita juga sudah menetapkan 430 Cagar Budaya peringkat Nasional, meningkat menjadi 743 dari yang sebelumnya 313 dan sampai saat ini ada 6 World Cultural Heritage atau Warisan Budaya Dunia yang telah diakui dunia. Kita juga merupakan peradaban yang tertua di dunia, atau the oldest civilization on earth," ujarnya saat menghadiri HUT Kabupaten Nias Selatan ke-23 tahun, Selasa, 28 Juli 2026 di Lapangan Orurusa, Teluk Dalam.

Ia menyebut berbagai capaian tersebut menjadi bukti kuat bahwa Indonesia merupakan salah satu peradaban tertua di dunia. Jejak sejarah itu, kata dia, dapat ditelusuri sejak era megalitikum dan sebagian masih bertahan dalam kehidupan masyarakat hingga sekarang.

Menurut Fadli, Indonesia juga memiliki kekayaan tinggalan arkeologi yang sangat penting bagi sejarah manusia. Sekitar 60 persen sebaran fosil manusia purba dunia berada di Indonesia dengan usia diperkirakan mencapai 1,8 juta hingga 2 juta tahun.

Selain fosil manusia purba, Fadli menyinggung penemuan lukisan cadas tertua di dunia di Liang Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Berdasarkan hasil penelitian, usia lukisan cadas tersebut diperkirakan mencapai sedikitnya 67.800 tahun.

"Jadi kita ini adalah peradaban yang sangat tua. Namun tak bisa dipungkiri terdapat tantangan modernisasi globalisasi dan upaya untuk memajukan melestarikan budaya dan tradisi kita," ungkapnya.

Fadli mengatakan Pemerintah kini memiliki Kementerian Kebudayaan yang secara khusus menangani pemajuan kebudayaan Nasional. Kehadiran Kementerian itu, kata dia, merupakan langkah untuk menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945, yakni memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....