Sajian Kuliner Khas Nias Selatan untuk Menyambut Lebaran

  • 18 Mar 2026 09:28 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan: Menjelang perayaan Idulfitri, suasana hangat mulai terasa di Kepulauan Nias. Meski mayoritas penduduknya non-muslim, toleransi beragama yang tinggi membuat semarak Lebaran tetap terasa kental, terutama melalui sajian kuliner khasnya yang unik dan menggugah selera.

Bagi masyarakat Muslim di Nias, Lebaran bukan sekadar momen kemenangan usai berpuasa, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antarwarga melalui hidangan meja makan. Berbeda dengan daerah lain yang identik dengan rendang daging sapi, di Nias, kekayaan hasil laut dan rempah lokal menjadi primadona.

Salah satu yang unik adalah Gowi Nifufu. Hidangan ini merupakan ubi yang ditumbuk halus dan dicampur dengan parutan kelapa. Di beberapa keluarga, Gowi Nifufu disajikan sebagai pendamping lauk pauk utama menggantikan ketupat, memberikan tekstur lembut dan rasa manis alami yang khas.

Secara tradisional, Harinake adalah hidangan berbahan dasar daging (biasanya babi dalam acara adat). Namun, saat Lebaran, warga Muslim Nias mengadaptasinya menggunakan daging ayam atau ikan yang diiris tipis-tipis. Proses memasaknya yang teliti melambangkan rasa hormat tuan rumah kepada tamu yang datang berkunjung.

Mengingat letak geografisnya yang dikelilingi samudera, ikan asap sering kali diolah menjadi gulai atau rendang dengan bumbu kuning yang pekat. Aroma asap yang meresap ke dalam daging ikan memberikan sensasi rasa berbeda dibanding rendang daging pada umumnya.

"Kuliner Lebaran di Nias adalah bukti nyata bagaimana budaya lokal dan nilai-nilai religius berpadu. Kami tetap menjaga resep leluhur namun menyesuaikannya dengan kaidah halal agar bisa dinikmati bersama," ujar Kuat Ziliwu, salah satu warga nias selatan kepada RRI, Rabu (18/3/2026).

Melalui hidangan-hidangan ini, perayaan Idulfitri di Nias menjadi momen yang tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan dalam keberagaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....