AC dan Kipas Angin saat Tidur Punya Risiko

  • 18 Sep 2026 13:33 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Penggunaan air conditioner (AC) maupun kipas angin saat tidur memiliki dampak berbeda bagi kesehatan tubuh. Pemilihan alat pendingin ruangan yang tepat sangat menentukan kualitas istirahat malam setiap individu.

AC bekerja menurunkan suhu ruangan secara stabil serta mengondisikan kelembapan udara secara konstan. Namun, penggunaan AC secara berlebihan berisiko menyebabkan kulit kering dan gangguan saluran pernapasan.

Sementara itu, kipas angin berfungsi menjaga sirkulasi udara tanpa mengubah temperatur suhu ruangan secara ekstrem. Walaupun demikian, hembusan kipas yang kotor dapat menyebarkan partikel debu serta pemicu alergi.

Pakar kesehatan menyarankan penggunaan alat pendingin tidak dihubungkan langsung ke arah tubuh pasien. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah risiko hipotermia dan iritasi mata akibat terpaan udara.

Masyarakat diimbau selalu merawat kebersihan peralatan pendingin ruangan secara berkala demi kesehatan keluarga. Lingkungan tidur yang bersih akan meningkatkan kualitas hidup serta kebugaran tubuh pada pagi hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....