Layanan Pertanahan Nias Selatan Kini Semakin Mudah Transparan

  • 27 Feb 2026 20:37 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan: Transformasi layanan pertanahan di Kabupaten Nias Selatan kini memasuki babak baru yang lebih praktis dan modern. Masyarakat diimbau untuk proaktif melengkapi persyaratan dokumen guna mempercepat proses sertifikasi tanah.

Hal tersebut disampaikan oleh Juni Dahlia Samosir, S.Kom, Penata Pertanahan Ahli Pertama Kantor Pertanahan ATR/BPN Nias Selatan. Menurutnya, kemudahan layanan kini sangat bergantung pada kesiapan administrasi dari pemohon itu sendiri.

Juni menjelaskan bahwa kunci utama kecepatan pengurusan sertipikat terletak pada kelengkapan berkas dan kepastian batas fisik di lapangan.

"Pelayanan pertanahan saat ini jauh lebih mudah. Selama berkas lengkap dan patok batas tanah sudah terpasang, prosesnya akan berjalan sangat cepat tanpa perlu bolak-balik ke kantor," ujar Juni dalam keterangannya kepada RRI.

Pemasangan tanda batas atau patok secara mandiri oleh pemilik tanah menjadi krusial untuk menghindari sengketa dan memudahkan petugas ukur saat melakukan verifikasi di lapangan.

Lebih lanjut, Juni menekankan bahwa saat ini Kementerian ATR/BPN telah bertransformasi penuh ke sistem digital melalui Sertipikat Elektronik. Inovasi ini diklaim jauh lebih aman dari risiko kerusakan fisik seperti kebakaran, banjir, atau kehilangan, karena data tersimpan secara digital di database nasional.

Selain keamanan, transparansi menjadi prioritas utama. Masyarakat kini dapat memantau status tanah mereka secara mandiri melalui aplikasi Sentuh Tanahku.

Aman, Data Terlindungi dari risiko fisik dan pemalsuan.

Transparan, kini proses pendaftaran hingga status berkas dapat dipantau 24 jam.

Aksesibel, artinya kemudahan akses pertanahan kini bisa dicek kapan saja lewat ponsel pintar.

Mengakhiri keterangannya, Juni mengajak seluruh warga Nias Selatan untuk tidak ragu mengurus legalitas aset mereka secara mandiri ke kantor pertanahan tanpa melalui perantara, guna memastikan kepastian hukum hak atas tanah mereka di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....