Haris Zega Pelopor Usaha Mie Tek-Tek Gunungsitoli

  • 02 Sep 2026 20:50 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Usaha kuliner mie tek-tek khas Sibolga kini makin diminati warga Kota Gunungsitoli. Kuliner unik ini dipelopori oleh Harisman Zega sejak puluhan tahun lalu.

Pria yang akrab disapa Haris Zega ini mulai merintis usahanya dari pengalaman merantau. Ia diajak saudara iparnya berjualan mie tek-tek saat masih tinggal di Sibolga.

Melihat peluang bisnis yang belum ada di daerah asal, Haris memutuskan pulang ke Gunungsitoli. Ia menjadi pelopor pertama pedagang mie tek-tek di wilayah Pulau Nias.

Perjalanan usahanya tidak selalu berjalan mulus karena sempat berpindah tempat sebanyak enam kali. Lokasi berjualan sering berpindah akibat tingginya biaya sewa kontrak lokasi yang terus naik.

Saat ini usahanya menetap di kawasan wisata Jajanan Malam Pelabuhan Lama Kota Gunungsitoli. Haris memproduksi sendiri bahan baku mie menggunakan racikan tepung terigu berkualitas tinggi.

"Modal awal peralatan dan bahan baku sekitar Rp25 juta rupiah, sedangkan untuk biaya operasional harian mencapai Rp300 ribu dengan omset kotor seimbang," kata Haris, Rabu, 2 September 2026.

Satu porsi mie tek-tek original dijual seharga Rp10 ribu rupiah. Sementara porsi mie tek-tek campur telur dijual seharga Rp15 ribu rupiah.

Haris Zega berharap pemerintah Kota Gunungsitoli dapat menyediakan fasilitas toilet umum standar, kemudian tempat permanen yang aman dari cuaca buruk. Kawasan pesisir pantai tersebut sangat rentan terdampak angin kencang dan badai laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....