Evaluasi Bamex IV Jadi Bekal menuju Pagelaran yang Lebih Baik di 2027
- 05 Agt 2026 11:32 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Pelaksanaan Bawomataluo Expo atau Bamex sebagai agenda pelestarian budaya dan promosi wisata di Desa Bawomataluo secara khusus dan Kabupaten Nias Selatan secara umum diharapkan dapat berlangsung secara berkesinambungan. Oleh karena itu, penyelenggaraannya tahun ini menjadi evaluasi untuk melakukan yang lebih baik di tahun depan.
Penggagas Bawomataluo Expo yang juga Budayawan dan Tokoh Adat Desa Bawomataluo, Ariston Manao mengemukakan berbagai keterbatasan anggaran dalam pelaksanaan Bamex IV yang telah berakhir pada 2 Agustus 2026 lalu diakui menjadi tantangan utama dalam memaksimalkan penyelenggaraan acara.
Ia menyebut kehadiran Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat membuka Bamex IV pada 27 Juli 2026 lalu membawa optimisme baru bagi Panitia. Menurutnya, pemerintah pusat memberikan sinyal akan memberi perhatian khusus terhadap penyelenggaraan Bamex V pada tahun 2027.
“Itu kita sambut baik tentunya karena ini bukan hanya kebanggaan Bawomataluo tetapi juga kebanggaan Nias Selatan, kebanggaan Sumatera Utara bahkan kebanggaan Indonesia. Dimana Bawomataluo ini adalah sebagai Cagar Budaya Nasional menuju Warisan Dunia atau World Heritage,” ungkapnya Rabu, 5 Agustus 2026.

Saat ditanya soal jadwal pelaksanaan Bamex, Ketua Panitia Bamex 2026 ini menjelaskan, jadwal pelaksanaan Bamex sebenarnya pernah dirancang bertepatan dengan masa libur pada bulan Juni. Namun, situasi pandemi COVID-19 saat itu membuat rencana tersebut tidak dapat terlaksana sehingga momentum dimanfaatkan oleh kegiatan lain seperti Nias Pro dan Maniamolo Fest.
Meski demikian, ia optimis perubahan jadwal tidak menjadi penghambat selama tujuan kegiatan tetap tercapai. Dengan membangun kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Nias Selatan ia yakin kegiatan ini tetap mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan pengunjung.
“Walaupun ini diprakarsai oleh masyarakat tapi ada dukungan penuh dari Pemerintahan Desa termasuk juga dukungan dari Pemerintahan Daerah dan juga ada sedikit uluran tangan warga masyarakat Bawomataluo yang ada di luar daerah atau Diaspora. Semuanya saya ucapkan terima kasih tidak ada balasan dari kami, hanya Tuhan yang membalaskan,” ujarnya.
Ariston berharap perhatian yang telah dijanjikan pemerintah pusat benar-benar diwujudkan pada penyelenggaraan Bamex V tahun 2027. Ia meyakini dukungan tersebut akan memperkuat upaya pelestarian budaya sekaligus mendorong Bawomataluo semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....