Mengenal Simalambuo Pohon Endemik Nias Penjaga Mata Air

  • 30 Apr 2026 12:17 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan: Wahana Visi Indonesia (WVI) secara khusus memperkenalkan pohon Simalambuo sebagai pilar utama dalam upaya pelestarian lingkungan di Desa Ete Batu, Nias Selatan. Pemilihan tanaman lokal ini bukan tanpa alasan, melainkan karena nilai ekologisnya yang luar biasa bagi daratan Pulau Nias.

Manager WVI Area Program (AP) Cluster Sumatera Utara Nias Selatan, Jhon Eris Purba, pada Rabu, 29 April 2026, menjelaskan bahwa Simalambuo adalah warisan alam endemik yang memiliki kemampuan adaptasi sempurna terhadap struktur tanah lokal.

"Simalambuo bukan sekadar pohon biasa. Ini adalah identitas alam Nias yang memiliki fungsi vital sebagai pengikat air tanah yang sangat kuat," ujar Jhon Eris Purba saat memberikan keterangan di sela kegiatan lapangan.

WVI memilih pohon Simalambuo untuk ditanam di Desa Ete Batu karena karakteristik perakarannya yang dalam dan luas. Hal ini menjadikannya solusi alami dalam menghadapi ancaman bencana yang kerap menghantui wilayah perbukitan.

Beberapa alasan teknis pemilihan pohon Simalambuo meliputi, Akar Simalambuo berfungsi sebagai paku bumi yang memperkuat struktur tanah di lereng curam. Pencegah Kekeringan, kemampuannya menyerap dan menyimpan air hujan membantu menjaga ketersediaan air tanah secara berkelanjutan. Resiliensi Iklim, sebagai tanaman asli, pohon ini lebih tahan terhadap hama dan perubahan cuaca ekstrem di Nias.

Pelestarian Simalambuo di Desa Ete Batu juga diproyeksikan untuk mengamankan sumber mata air yang menjadi tumpuan hidup masyarakat. Jhon Eris Purba menekankan bahwa penanaman ini adalah langkah preventif agar generasi mendatang tidak kesulitan mendapatkan air bersih.

"Kita menanam hari ini agar mata air tidak hilang esok hari. Simalambuo akan bekerja secara alami menjaga siklus air di desa ini," tambahnya.

Melalui program ini, WVI mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengenal kembali kekayaan botani lokal mereka. Selain aspek lingkungan, keberadaan pohon endemik ini diharapkan dapat membangkitkan rasa bangga warga terhadap kekayaan alam asli Pulau Nias yang harus dijaga bersama demi keseimbangan ekosistem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....