BMKG: Cuaca Kepulauan Nias Tidak Stabil Pengaruhi Wilayah Perairan Nias Selatan

  • 08 Apr 2026 22:14 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Kondisi cuaca yang tidak stabil atau kurang kondusif di Kepulauan Nias yang terjadi dalam beberapa hari terakhir turut mempengaruhi kondisi wilayah perairan disekitarnya. Termasuk wilayah perairan yang berada di Kabupaten Nias Selatan.

Inlim Rumahorbo, Forecaster BMKG Binaka, menyampaikan, berdasarkan kondisi meteorologi, perairan di Pulau Nias dibagi menjadi dua wilayah. Yaitu wilayah perairan Timur Kepulauan Nias dan perairan Barat Kepulauan Nias.

Perairan Timur Kepulauan Nias terbentang diantara Pulau Nias dan Pulau Sumatera, termasuk disekitar Teluk Dalam, Nias Selatan. Sementara perairan Barat Kepulauan Nias berada disekitar Samudera Hindia berdekatan dengan Pulau Nias, termasuk beberapa wilayah di Kecamatan Luahagundre Maniamolo serta Amandraya dan sekitarnya di Kabupaten Nias Selatan.

"Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di sekitar wilayah Binaka, Kota Gunungsitoli, bahwa kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Nias terdiri dari tidak hujan, hujan ringan, hujan sedang bahkan terjadi hujan sangat lebat pada tanggal 28 Maret 2026 lalu," kata Inlim, Rabu 8 April 2026. "Kondisi ini menggambarkan bahwa kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Nias untuk beberapa hari terakhir tidak stabil atau kurang kondusif."

Untuk mengetahui penyebab kondisi cuaca disuatu wilayah, lanjutnya, BMKG melakukan analisis dengan memperhatikan beberapa faktor yang terdiri atas faktor global, regional dan lokal. Berdasarkan pengamatan dan analisis yang dilakukan di Stasiun Meteorologi Binaka, kondisi cuaca di beberapa hari terakhir menurutnya dominan dipengaruhi faktor regional khususnya belokan angin.

"Dalam beberapa hari terakhir terpantau belokan angin di ketinggian sekitar 3000 feet dari permukaan yang lokasinya disekitar barat daya Kepulauan Nias," ungkapnya. "Ketika adanya belokan angin, maka terjadi potensi penumpukan massa udara dan potensi pembentukan awan yang semakin tinggi."

Adanya peningkatan potensi pembentukan awan ini, kata Inlim, akan mendukung potensi terjadinya hujan. Baik hujan yang bersifat kontinyu maupun bersifat hujan lebat.

Ia menambahkan, kondisi cuaca diwilayah tersebut khususnya di barat daya Kepulauan Nias akan mempengaruhi kondisi cuaca disekitar Kepulauan Nias termasuk diwilayah permukaan maupun di wilayah perairan. Begitu juga di wilayah perairan Kabupaten Nias Selatan yang akan mempengaruhi kondisi jarak pandang, kecepatan angin dan kondisi cuaca di wilayah perairan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....