I Am New: Cara Anak Muda Lepas dari Bayang-bayang Masa Lalu

  • 05 Apr 2026 23:29 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan – Pemuda Gereja Bethel Indonesia (GBI) mendalami makna spiritualitas melalui tema "I Am New", dalam siaran Program Solideo Gloria di RRI. Berlangsung setiap hari Minggu, 5 April 2026 menghadirkan narasumber Gembala GBI Jalan Baru Teluk Dalam, Bapak Simson Vanhoutten Rote, S.Pd.

Dalam penjelasannya menyampaikan mengenai pentingnya transformasi hidup bagi generasi muda. Bahwa "I Am New" bukan sekadar slogan populer, melainkan sebuah deklarasi iman berdasarkan Alkitab 2 Korintus 5:17. Menjelaskan bahwa siapa pun yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru, di mana hal-hal lama telah berlalu.

"Identitas baru ini bukan hasil usaha manusia untuk memperbaiki diri, melainkan karya anugerah melalui pengorbanan di kayu salib yang menciptakan ulang pribadi seseorang secara rohani." tegasnya.

Lebih lanjut, ia memberi satu gambaran kesaksian hidup melalui transformasi nyata tokoh dunia seperti John Newton, seorang dulunya pedagang budak yang kejam namun berubah total menjadi penulis lagu rohani terkenal. Transformasi ini menjadi bukti bahwa Tuhan tidak hanya mengubah status seseorang, tetapi merombak seluruh karakter dan tujuan hidupnya.

"Anak muda harus memiliki keberanian meninggalkan pola hidup lama, baik berupa dosa, kebiasaan buruk, maupun luka batin di masa lalu." Ia mengajak pemuda agar tidak lagi merasa terbelenggu oleh label kegagalan atau kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu.

Hidup dalam realitas yang baru harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari yang mencakup cara berpikir baru, cara hidup baru, dan tujuan hidup baru. Ia mengibaratkan hal ini seperti seseorang yang mendapatkan posisi tinggi di pekerjaan baru, di mana ia harus bertindak sesuai perannya agar identitas profesionalnya tidak diragukan oleh orang lain.

Setiap kisah kehidupan dapat menjadi pengingat kuat bagi pemuda di Nias Selatan bahwa identitas di dalam Kristus melampaui segala keterbatasan fisik maupun situasi hidup. Sebagai aplikasi praktis bagi anak muda, program ini merangkum tiga langkah utama: meninggalkan dosa dan kebiasaan lama, menerima identitas baru dalam Kristus, serta konsisten hidup sesuai identitas tersebut setiap hari.

Simson juga menekankan bahwa setiap anak muda harus memiliki keberanian untuk berkata bahwa mereka bukan lagi bagian dari kegagalan masa lalu, melainkan ciptaan yang berharga di mata Tuhan. Bertumbuh dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar melalui identitas rohani yang baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....