Renungan Kristen: Mengarahkan Hati dan Jiwa untuk Mencari Tuhan

  • 09 Mar 2026 14:42 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Ditengah kesibukan duniawi saat ini, umat Kristen diingatkan agar tetap mengarahkan hati dan jiwa untuk mencari Tuhan. Hal ini sesuai dengan tema khotbah yang disampaikan Pdt. Citra Dewi Mendrofa, S.Th di Gereja GNKP-Indonesia Jemaat Teluk Dalam, Minggu 8 Maret 2026.

Dalam I Tawarikh 22 : 14 - 19 yang menjadi dasar khotbahnya, Pdt. Citra menjelaskan bahwa Raja Daud menjadi contoh bagaimana seseorang benar-benar mengarahkan hati dan pikirannya dalam melakukan pekerjaan untuk Tuhan. Dalam pasal tersebut mengisahkan rencana dan bantuan yang disiapkan Raja Daud untuk persiapan pembangunan Bait Allah.

"Tuhan tidak mengizinkan Daud untuk membangun Bait Allah," kata Pdt. Citra. "Tetapi Daud memikirkan rencana pembangunannya bahkan meminta dukungan dari para tua-tua."

Menurut Pendeta Jemaat GNKP-Indonesia Teluk Dalam ini, perbuatan tersebut menunjukkan kebesaran hati Daud. Yang mana meski ia tidak ditunjuk oleh Tuhan, namun ia tetap berpartisipasi karena dirinya mengarahkan hati dan jiwanya untuk Tuhan.

Dari kisah ini, Pdt. Citra menyampaikan bahwa ada tiga hal yang perlu dipahami tentang makna mengarahkan hati kepada Allah. Pertama adalah dengan menyerahkan kehidupan kita sepenuhnya ke dalam tanganNya.

Kedua, memiliki keyakinan atau pengharapan bahwa Tuhan selalu beserta umatNya dalam situasi apapun. Dan ketiga adalah memiliki kedamaian dan sukacita dalam melakukan pekerjaan untuk Tuhan.

"Mengarahkan hati dan jiwa untuk mencari Tuhan bukan berarti kita tidak perlu mencari atau memikirkan kebutuhan duniawi," ujarnya. "Akan tetapi, apapun yang kita lakukan maka kita benar-benar mengarahkan hati dan kehidupan kita kepada Tuhan agar kita bisa mendapatkan kehidupan kekal."

Rekomendasi Berita