MIN 1 Nias Selatan Berkomitmen untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Nyaman

  • 02 Mar 2026 23:10 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Program KREASI Save the Children menggelar lokakarya 'Membangun Kapasitas dalam Pendidikan yang berfokus pada Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI)'. Kegiatan ini berlangsung pada 27-28 Februari 2026 di Titik Temu Cafe, Teluk Dalam, Nias Selatan.

Lokakarya ini bertujuan mewujudkan lingkungan sekolah yang ramah dan setara bagi seluruh peserta didik. Kegiatan ini juga dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam bagi para pemimpin pendidikan akan pentingnya prinsip GEDSI di lingkungan sekolah.

Fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap anak, tanpa memandang gender maupun keterbatasan fisik (disabilitas), mendapatkan akses dan kualitas pendidikan yang setara. Menurut Muliadin Harahap, selaku KREASI Nias Selatan Program Coordinator hal ini sangat penting dipahami dan diterapkan oleh sekolah.

"Penguatan kapasitas ini sangat krusial," kata Muliadin. "Dengan demikian pihak sekolah memiliki perspektif yang lebih inklusif dalam mengelola kebijakan maupun kegiatan belajar mengajar."

Sementara itu, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Nias Selatan, Syukrida Larosa, S.Pd.I., yang menjadi salah seorang peserta, menyambut baik pelatihan ini. Menurutnya, pemahaman mengenai inklusi sosial adalah kunci untuk menciptakan madrasah yang nyaman bagi semua siswa.

"Pendidikan inklusif bukan sekadar program, tapi tanggung jawab moral," ungkapnya seperti dilansir dari Humas Kemenag Nias Selatan. "Melalui lokakarya GEDSI ini, kami di MIN 1 Nias Selatan berkomitmen untuk terus berbenah, memastikan tidak ada siswa yang merasa tertinggal atau terpinggirkan hanya karena perbedaan kondisi fisik maupun sosial."

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KREASI yang terus konsisten mendampingi satuan pendidikan di Nias Selatan. Selama dua hari, para peserta dibekali dengan materi analisis gender, identifikasi hambatan bagi penyandang disabilitas, serta strategi implementasi inklusi di sekolah masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....