Pesan Natal BPHS GNKP-Indonesia Tahun 2025
- 24 Des 2025 21:42 WIB
- Nias Selatan
KBRN, Nias Selatan: Dalam menyambut perayaan Natal tahun 2025, Badan Pekerja Harian Sinode (BPHS) GNKP-Indonesia menyampaikan Pesan Natal kepada Jemaat Gereja tersebut. Pesan ini dibacakan sebelum dimulainya Kebaktian Malam Kudus di masing-masing Jemaat, Distrik dan Pos Pelayanan GNKP-Indonesia, Rabu (24/12/2025).
Adapun Tema Natal GNKP-Indonesia Tahun 2025 adalah: "Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga" (Bandingkan Matius 1:21–24). Dengan terjemahan resmi dalam Bahasa Nias adalah "No So Lowalangi Ba Wangorifi Fangambatö."
Melalui pesan Natal ini, BPHS GNKP-Indonesia mengajak seluruh Jemaat untuk merenungkan makna kehadiran Allah yang menyelamatkan, yang dinyatakan secara nyata dalam kelahiran Yesus Kristus. Serta menghidupi kasih dan keselamatanNya ditengah kehidupan keluarga, Jemaat dan masyarakat.
Berikut Pesan Natal BPHS GNKP-Indonesia pada perayaan Natal 2025.
Natal adalah peristiwa iman yang menegaskan bahwa Allah tidak tinggal jauh dari pergumulan manusia, melainkan hadir secara nyata di dalam sejarah dan kehidupan keluarga. Dalam kelahiran Yesus Kristus, Allah menyatakan kasihNya yang menyelamatkan, bukan hanya bagi individu, tetapi bagi seluruh keluarga dan komunitas.
Nama “Yesus” yang berarti “Tuhan menyelamatkan” (Mat. 1:21) menegaskan misi Ilahi Kristus sebagai Juruselamat yang datang untuk membebaskan manusia dari dosa dan memulihkan relasi dengan Allah. Kehadiran Allah dalam keluarga Yusuf dan Maria menggambarkan bahwa keluarga adalah ruang pertama di mana karya keselamatan Allah dinyatakan.
Allah memilih keluarga sederhana, yang penuh keterbatasan dan tantangan, sebagai tempat kehadiran-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa kasih karunia Allah bekerja bukan berdasarkan kesempurnaan manusia, melainkan berdasarkan kehendak dan janji-Nya sendiri.
Dengan demikian, setiap keluarga dipanggil untuk menjadi tempat di mana iman, pengharapan dan kasih Allah dihidupi. Martin Luther menegaskan bahwa inkarnasi Kristus adalah tanda Allah yang merendahkan diriNya untuk menjumpai manusia dalam realitas sehari-hari.
Menurut Luther, Allah yang hadir dalam Kristus adalah Allah yang bekerja di tengah dunia, termasuk didalam kehidupan keluarga, melalui panggilan, tanggung jawab, dan kasih yang nyata. Keluarga menjadi medan pelayanan iman, tempat setiap anggota saling melayani sebagai wujud iman yang hidup.
Dietrich Bonhoeffer juga menekankan bahwa Allah yang hadir dalam Yesus Kristus adalah Allah yang solider dengan penderitaan manusia. Natal, menurut Bonhoeffer, bukan sekadar perayaan sukacita tetapi juga panggilan untuk hidup bertanggung jawab di tengah dunia yang terluka.
Dalam konteks keluarga, kehadiran Allah mendorong setiap anggota untuk saling menopang, mengampuni, dan setia dalam kasih, bahkan di tengah kesulitan. Melalui tema Natal tahun 2025 ini, BPHS GNKP-Indonesia mengajak seluruh Jemaat untuk merenungkan kembali makna kehadiran Allah yang menyelamatkan keluarga.
Kiranya perayaan Natal menjadi momentum pembaruan iman, penguatan relasi keluarga serta kesaksian nyata bahwa Allah sungguh hadir dan bekerja di tengah kehidupan umat-Nya. Kiranya terang Natal menerangi setiap keluarga GNKP-Indonesia sehingga keluarga-keluarga dipulihkan, diteguhkan dalam iman, dan diutus menjadi saluran kasih Allah bagi sesama.
Selamat Hari Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026. Atas nama Ephorus, Pdt. Tolonihaogo Ndruru, S.Th dan Sekretaris Umum, Pdt. Yupiter Mendrofa, M.Th.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....