Ketua STT SETIA Nisel Marinus Gulo Tutup Usia
- 15 Okt 2025 18:29 WIB
- Nias Selatan
KBRN, Nias Selatan: Tokoh agama sekaligus Ketua STT SETIA Kabupaten Nias Selatan, Pdt. Dr. Marinus Gulo, M.Th., tutup usia, Rabu (15/10/2025). Ia menghembuskan nafas terakhir di RSU Bethesda Gunungsitoli sekitar pukul 10.10 WIB.
Menurut keterangan sang istri, Sabaria Zega, Almarhum meninggal dunia setelah dirawat secara intensif di RS tersebut sejak Minggu (12/10/2025) akibat penyakit komplikasi. “Sejak bulan April 2025 lalu, beliau menderita hiperaktif tiroid bahkan pernah sampai berobat ke Jakarta dan diopname,” tuturnya kepada RRI.
Kondisi almarhum, lanjut Sabaria, diperparah dengan penyakit asam urat dan asam lambung tinggi. Sehingga pada bulan Agustus 2025, almarhum memutuskan menjalani pengobatan di Penang, Malaysia selama 3 hari.
Selain aktif menjadi narasumber dan pengisi acara Mimbar Kristen di RRI Nias Selatan, Pdt. Dr. Marinus Gulo, M.Th., juga aktif dalam berorganisasi. Dedikasinya dalam menjalankan tugas sebagai Hamba Tuhan, Dosen dan pelayanan sosial membuat kondisinya kesehatannya semakin menurun bahkan sempat kembali melakukan check up di Penang pada akhir September 2025 lalu.
“Pagi tadi beliau sempat mendengarkan rekaman khotbah saya di RRI Nias Selatan tentang kisah Ayub,” kenang Sabaria yang juga aktif menjadi pengisi acara program Mimbar Kristen RRI Nias Selatan tersebut. “Beliau mendengarkan rekaman itu sambil menangis.”
Mengenai kapan waktu Jenazah Pdt. Marinus Gulo dimakamkan, Sabaria mengungkapkan, masih belum ditentukan mengingat ada beberapa kegiatan Ibadah yang akan dilaksanakan. Begitu juga dengan lokasi pemakaman masih belum diputuskan karena menunggu keputusan keluarga besar.
Untuk diketahui, Pdt. Dr. Marinus Gulo, M.Th., tutup usia di umur 47 tahun (27 Maret 1978 – 15 Oktober 2025). Ia meninggalkan satu istri dan empat orang anak.
Ucapan duka di media sosial Facebook terus mengalir dari masyarakat Nias Selatan terutama dari para sesama Pendeta. “Selamat jalan ke rumah Bapa di Sorga sahabat kami Pdt. Dr. Marinus Gulo, M.Th.,” tulis Pdt. Aperli Gulo.
Berikutnya dari Pendeta Jefta Dominggus Knaufmone yang menyebut Pdt. Marinus Gulo sebagai sosok yang murah hati, ramah, pekerja keras, serta Pemimpin yang berintegritas dan berwibawa. “Jujur Bapa, beta sangat kehilangan sekali Bapak sebagai salah satu insiparasi dan motivasi beta,” tulis Pdt. Jefta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....