Pengorbanan Kristus, Kasih Kekal dalam Kehidupan Sehari-hari

  • 29 Apr 2025 16:45 WIB
  •  Nias Selatan

KBRN, Nias Selatan: Kematian dan kebangkitan Yesus dipandang sebagai kemenangan terang atas kegelapan, kebaikan atas kejahatan. Ini memberikan keyakinan bahwa meskipun ada kesulitan dan penderitaan dalam hidup, pada akhirnya kebaikan akan menang.

Secara keseluruhan, konsep umum makna Paskah adalah sebuah narasi tentang kasih ilahi, pengorbanan yang menyelamatkan, kemenangan atas kematian, dan harapan akan hidup yang kekal serta pembaharuan spiritual. Perayaan Paskah menjadi momen bagi umat Kristen untuk merenungkan makna pengorbanan Kristus dan memperbarui komitmen iman mereka.

Tim Life Voice membahas tema Makna Paskah yang menghadirkan narasumber inspiratif Ibu Limaati Daeli dalam Program Solideo Gloria di RRI. Minggu, (27/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Limaati Daeli menyampaikan pandangannya yang mendalam mengenai relevansi pengorbanan Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari, bahwa tanpa pengorbanan agung tersebut, kehidupan ini akan terasa hampa dan tanpa tujuan yang sejati.

"Merujuk pada Kitab Yohanes 3:16 yang menjadi landasan teologis Paskah, mengingatkan kita bahwa melalui pengorbanan Yesus, umat manusia beroleh janji hidup yang kekal," ujarnya.

Pujian dan Kesaksian dalam Program Solideo Gloria bersama Tim Life Voice serta narasumber Ibu Limaati Daeli (tengah, blus pink).

Syaratnya adalah komitmen untuk percaya sepenuhnya kepada Kristus Yesus. Keyakinan ini bukan sekadar pengakuan di bibir saja, melainkan sebuah transformasi hati dan tindakan yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu poin penting bagaimana tantangan manusia dalam mengasihi musuhnya.

"Yesus telah memberikan teladan tertinggi dengan mengorbankan diri-Nya sebagai penebus dosa seluruh umat manusia, termasuk mereka yang dianggap sebagai musuh. Pengorbanan ini membuka jalan bagi keselamatan dan menjadi panggilan bagi setiap pengikut Kristus untuk melampaui batas-batas kasih yang sempit," ungkap Ibu Limaati.

Pertama, membangun kembali semangat yang mungkin meredup dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Kedua, tetap mencari Tuhan dan bersandar pada-Nya saat pencobaan dan penderitaan menghampiri. Ketiga, menjaga hati dari segala keburukan yang dapat merusak relasi kita dengan Tuhan dan sesama. Dengan demikian, Paskah seharusnya menjadi pengingat yang konstan akan kasih dan pengorbanan Kristus yang mendalam. Makna Paskah tidak hanya berhenti pada perayaan di gereja, tetapi harus diaktualisasikan dalam setiap aspek kehidupan. Sehingga kasih Kristus senantiasa terpancar dalam setiap tindakan dan keputusan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....