Pembangunan Jembatan Masio Diawasi Ketat, DPRD: Utamakan Mutu, Bukan Kecepatan

  • 23 Agt 2026 23:13 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Pembangunan jembatan Masio di Desa Hilizomboi Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, menjadi perhatian serius DPRD Nias Selatan mengingat besarnya anggaran yang dialokasikan. Oleh karena itu, proyek tersebut menjadi salah satu prioritas pengawasan DPRD untuk memastikan penggunaan anggaran benar-benar menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Nias Selatan, Yurisman Laia saat meninjau lanjutan pembangunan jembatan Masio di Kecamatan Lahusa, Kamis, 20 Agustus 2026. Ia mengatakan, jembatan tersebut merupakan urat nadi satu-satunya bagi masyarakat di Kecamatan Susua untuk menuju ibukota Kabupaten Nias Selatan sehingga kualitas konstruksi harus menjadi perhatian utama selama proses pengerjaan.

Menurutnya, pihaknya tidak ingin pembangunan hanya mengejar kecepatan penyelesaian, tetapi mengutamakan mutu agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang. Ia juga meminta masyarakat tidak mempersulit pihak rekanan maupun kontraktor selama proses pembangunan berlangsung karena jembatan tersebut nantinya diperuntukkan bagi seluruh masyarakat, bukan untuk kepentingan kontraktor ataupun konsultan.

Anggota DPRD Nias Selatan, Yurisman Laia. (Foto: Diskominfo Nias Selatan)

"Jadi harapan kita, tadi kita sudah titip pesan kepada konsultan supaya membangun posko disini sehingga bisa memastikan setiap fisik yang dikerjakan tiap hari itu memang kualitasnya baik. Karena yang kita kejar hari ini adalah soal mutu, bukan soal bagaimana cepat selesai," ujarnya.

Yurisman juga meminta anggota Komisi III dan anggota DPRD Nias Selatan lainnya untuk tetap melakukan pemantauan terhadap pembangunan tersebut, termasuk ketika kembali ke kampung masing-masing. Ia menegaskan bahwa pengawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan karena jembatan tersebut telah lama dinantikan oleh masyarakat Kecamatan Susua.

Sementara itu, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia menyampaikan apresiasi kepada DPRD Nias Selatan yang telah memberikan persetujuan terhadap pembangunan jembatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan di Susua dilakukan berdasarkan kebutuhan dan tingkat urgensi wilayah, bukan semata-mata karena dirinya merupakan putra daerah dari kecamatan tersebut.

Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia. (Foto: Diskominfo Nias Selatan)

"Saya bukan hanya Bupati untuk warga Kecamatan Susua tetapi Bupati seluruh 35 kecamatan dan seluruh desa serta seluruh masyarakat yang hampir menyentuh 400 ribu jiwa. Tetapi kenapa disini diutamakan pada tahun ini karena memang sangat dibutuhkan dan kami juga melihat yang mana yang lebih diutamakan," kata Sokhiatulo Laia.

Menurutnya, persoalan konektivitas jalan masih menjadi salah satu kebutuhan terbesar masyarakat, bahkan sekitar 80 persen keluhan yang diterima berkaitan dengan akses dan konektivitas. Dengan demikian pembangunan selanjutnya dapat saja bergeser ke wilayah lain pada tahun berikutnya sesuai tingkat kebutuhan.

"Konsultan itu diharapkan setiap saat ada di tempat karena nilai proyek ini bukan sedikit hampir menyentuh angka Rp40 Miliar mulai dari abutmennya dari awal. Dan tentunya kita berharap pekerjaan ini dilakukan dengan teliti dan kualitas yang diutamakan," ujarnya.

Sokhiatulo Laia berharap semua elemen masyarakat dapat mendukung kebijakan Pemerintah dalam hal pembangunan ditengah keterbatasan anggaran yang tersedia. Dengan demikian, kebijakan dan keputusan yang diambil tetap berpihak terhadap masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....