Menyaksikan Jejak Peninggalan Masa Lampau di Situs Megalit Tundrumbaho
- 13 Mei 2026 20:40 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Situs megalith Tundrumbaho, adalah sebuah peninggalan budaya masa lampau di Desa Lahusa Idanotae, Kecamatan Idanotae, Kabupaten Nias Selatan. Situs ini merupakan bekas perkampungan kuno, dimana dahulu kala, masyarakat menggelar musyawarah adat dan pesta di tempat ini.
Disini, kita dapat melihat susunan batu-batu besar dengan berbagai macam ukuran dan bentuk. Ada yang berukuran besar dan menjulang tinggi yang disebut Behu.
"Kalau yang bulat itu gowe nilare, fungsinya sebagai tempat istri Raja menari saat ada pesta besar atau Owasa," tutur Juru Pelihara Situs, Yanuari Telaumbanua, Rabu 13 Mei 2026. "Ada juga yang batu-batu yang berdiri tegak dan berukuran kecil disebut saitagari."
Lalu ada osa-osa, yakni tempat duduk batu yang berbentuk menyerupai 'Lasara', sejenis hewan mitos orang Nias. Jumlah kepala Lasara yang berada di batu-batu tersebut juga menunjukkan kepada siapa tempat duduk itu ditujukan.
Untuk mendirikan batu-batu ini, seseorang harus mampu menyembelih babi dalam jumlah banyak. Semakin besar statusnya, semakin besar pula batu yang ia dirikan.
"Kalau mau berkunjung kesini kalau tidak berniat jahat pasti tidak terjadi apa-apa," kata Yanuari. "Kalau ada yang berniat jahat pasti ada sesuatu yang terjadi."
Kini lokasi tersebut tetap dijaga dan dirawat oleh Yanuari. Ia berharap peninggalan nenek moyangnya tersebut tetap dilestarikan dan menarik pengunjung yang lebih banyak lagi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....