Selain Lahan, Pelaksanaan Program KDMP di Nisel Hadapi Tantangan Berikut

  • 18 Apr 2026 22:57 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Nias Selatan, Tandrasokhi Halawa, menyampaikan bahwa pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih di wilayah ini masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan dalam penyediaan lahan yang sesuai untuk mendukung pembangunan gerai Kopdes.

Selain itu, permasalahan jaringan internet juga menjadi hambatan serius dalam menjalankan aktivitas Koperasi secara optimal. Hal ini menyebabkan proses koordinasi dan pelaporan administrasi menjadi tidak efisien.

"Bisa karena kendala jaringan atau belum membuat akun SIMKOPDES," kata Tandrasokhi, Rabu 15 April 2026. "Masih ada para pengurus Koperasi yang tidak menguasai teknologi sehingga membutuhkan pendampingan."

Lebih lanjut Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kabupaten Nias Selatan mengemukakan tantangan berikutnya adalah pemahaman tentang pengelolaan Koperasi. Tidak hanya bagaimana menjalankannya, pengelolaan Kopdes menurutnya juga memerlukan pemahaman terkait bisnis.

"Contoh jual beras berapa persen laba diambil," ungkapnya. "Karena kita pemilik, kita ambil untung sedikit karena akan kembali ke kita asalkan Koperasinya tidak macet."

Dengan berbagai kendala tersebut, pihaknya berharap Pengurus Koperasi Desa Merah Putih tetap berkoodinasi dengan pihak terkait, baik kepada Business Asistant (BA) maupun Pemkab Nias Selatan melalui Dinas tersebut. Ia berharap ke depan seluruh hambatan dapat diatasi sehingga mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....