Belum Maksimal, Program Ketapang Kecamatan Toma Butuh Pendampingan

  • 15 Nov 2025 15:00 WIB
  •  Nias Selatan

KBRN, Nias Selatan: Program ketahanan pangan di kecamatan Toma, kabupaten Nias Selatan telah berjalan dengan baik. Di kecamatan yang terdiri dari 14 desa tersebut, warga sebagian besar menanam jagung dan cabai serta sebagian kecil beternak ayam.

Camat Toma, Romianus Maduwu, S.Pd.,MM, mengemukakan, meski telah berjalan dengan baik, namun hasil yang diperoleh masih belum maksimal. Ia mencontohkan hasil panen cabai perdana di desa Hilisataro Nandrisa yang juga turut dihadiri Wakil Bupati Nias Selatan pada Rabu (12/11/2025) lalu.

"Secara umum dari hasil yang diperoleh, wajib ada pembekalan lagi kepada para petani," ujarnya kepada RRI saat ditemui di Kantor Camat Toma, Jumat (14/11/2025). "Artinya mungkin didatangkan dari Dinas atau yang ahli dibidang pertanian sehingga hasil pertaniannya bisa maksimal."

Camat Toma, Romianus Maduwu (depan) memantau langsung lahan pertanian cabai di desa Hilisataro Nandrisa pada Agustus 2025 lalu. (Foto: Dok. Camat Toma)

Pentingnya pendampingan bagi petani ini, menurut Romianus dapat membantu petani untuk mengetahui cara budidaya tanaman secara baik dan benar. Termasuk bagaimana pemeliharaan dan pemupukan yang benar agar tanaman tumbuh dengan baik.

"Seperti di desa Hilinamoniha, saya tidak tau persis apa penyebabnya sehingga cabe yang ditanam itu gagal," ungkapnya. Ia mengemukakan, para petani sampai saat ini belajar secara mandiri sehingga masih memiliki pengetahuan yang terbatas soal budidaya cabai.

Lahan pertanian ketapang desa Hilinamoniha Kecamatan Toma, Nias Selatan. (Foto: Dok. Camat Toma)

‎Akan tetapi untuk bidang peternakan ayam yang dilakukan oleh warga desa Hiliasi, menurut Camat Toma, memberikan hasil yang lumayan. Namun bidang ini juga tetap membutuhkan pendampingan agar hasilnya bisa lebih maksimal.

"Kami dari kecamatan selalu mendorong dan memotivasi desa untuk melaksanakan program ketahanan pangan demi menunjang program Asta Cita Presiden RI," kata Romianus. "Kami juga selalu memantau pelaksanaannya baik secara langsung dilapangan dan juga melalui Grup Whatsapp."‎

Selain pendampingan, Camat Toma berharap pemerintah kabupaten Nias Selatan juga dapat memberikan pelatihan secara khusus dimasing-masing desa tentang bagaimana cara bertani dan beternak yang baik. Dengan demikian para petani bisa mendapatkan pengetahuan langsung dari petugas atau penyuluh bidang pertanian dan peternakan.

Camat Toma juga mengimbau masyarakat untuk semangat dalam melaksanakan program ketahanan pangan di wilayah tersebut. Dengan demikian tujuan untuk mencapai swasembada pangan dapat terwujud sehingga tidak lagi mengharapkan pasokan dari luar kepulauan Nias.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....