Jangan Takut Lapar di Kapal

  • 21 Des 2023 21:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Bitung: Penumpang arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang menggunakan kapal laut tidak perlu khawatir kelaparan. Contohnya penumpang KM Sinabung yang melayani rute Surabaya-Jayapura.

Seluruh penumpang, baik di kelas ekonomi maupun 2 dan 1, mendapatkan jatah makan tiga kali sehari. Buat mengisi perut di kapal, menu yang disajikan terbilang lumayan.

Menu sarapan biasanya adalah bihun, nasi, dan telur dadar atau ceplok. Kemudian makan siang menunya ayam, ikan, nasi, tempe atau bakwan, nasi, dan sayur.

Menu makan malam sama dengan siang. Bedanya hanya sajian sayur, bisa sop atau capcay. Tiap makan juga diberi air mineral dan sesekali ada snack berupa wafer yang diberikan.

Menu makanan di Kelas 2 dan 1 KM Sinabung (Foto: RRI/Wikan Yudhistiro)

Bagi penumpang yang melakukan perjalanan jauh, misalnya rute Surabaya-Jayapura dengan tempo satu minggu, menu makanan bisa saja membosakan. Namun tidak ada pilihan lain, karena standar menu makanan dari kapal memang seperti itu.

Bila ada penumpang yang bosan dengan menu makanan yang ada, bisa membeli hidangan lain di kaferia atau mini market. Di sana menyajikan pilihan ayam goreng atau sekadar mi instan.

Muji Hermawan, petugas restoran KM Sinabung, mengatakan dapur selalu menyajikan masakan yang segar. Artinya tidak ada masakan yang dipanaskan kembali.

“Pekerjaan di dapur intensitasnya tinggi, karena harus selalu memasak untuk makan pagi, siang, dan sore atau malam. Petugas di restoran juga tidak kalah sibuk, karena wajib mengatur jatah makanan buat penumpang,” kata Muji.

Penumpang kelas ekonomi KM Sinabung menikmati makan di tempat tidur (Foto: RRI/Ari Dwi P)

Prasmanan dan Kemasan

Bagi penumpang yang mengambil kelas 2 dan 1, makanan disajikan secara prasmanan. Mereka bebas mengambil nasi dan sayur sesuai keinginan.

Yang dibatasi buat penumpang kelas 2 dan 1 hanya lauk ayam, ikan, dan telur. Hal itu supaya seluruh penumpang mendapatkan porsi lauk yang sama.

Beda halnya dengan penumpang di kelas ekonomi. Mereka harus mengantre mengambil makanan yang sudah dikemas.

Banyaknya penumpang di kelas ekonomi, membuat antrean mengambil makanan sering mengular. Namun mereka tetap tertib karena antrean dikawal petugas keamanan.

“Makanan di kapal ya biasa saja. Namun ini sudah lumayan dibandingkan dahulu, yang isinya hanya nasi sayur dan sedikit lauk, terutama di kelas ekonomi,” ujar Iqbal, penumpang KM Sinabung dari Baubau menuju Ternate.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....